URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah melepas rombongan mudik gratis bagi perantau Jawa Tengah di Sumatera Utara secara virtual pada Kamis, 13 April 2023. Bantuan mudik gratis ini terdiri dari 30 bus yang mampu membawa sekitar 800 pemudik ke Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Lepas Rombongan Mudik Gratis Perantau Sumatera Utara

Ganjar Lepas Rombongan Mudik Gratis Perantau Sumatera Utara

Ganjar Lepas Rombongan Mudik Gratis Perantau Sumatera Utara

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, telah melepas rombongan mudik gratis bagi perantau Jawa Tengah di Sumatera Utara secara virtual pada Kamis, 13 April 2023. Bantuan mudik gratis ini terdiri dari 30 bus yang mampu membawa sekitar 800 pemudik ke Jawa Tengah.
Pemprov Jateng
featured-img

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melepas rombongan mudik gratis bagi perantau Jawa Tengah di Sumatera Utara secara virtual, Kamis (13/4/2023). Beragam cerita dari pemudik, mulai dari tangis haru hingga rasa senang karena belasan tahun tak pulang ke kampung halaman.

Tahun ini, gubernur berambut putih itu memberikan bantuan 30 bus mudik gratis untuk warga Jateng di Sumatera. Kloter pertama berangkat dari Medan 15 bus dengan sekitar 800 pemudik.

Ganjar menyapa pemudik yang berkumpul di halaman Gedung Serba Guna Jalan Pancing Medan secara virtual. Ia pun mengajak dialog beberapa pemudik, sebelum kemudian melepas rombongan untuk menuju Jateng.

Bismillahirohmanirohim, saya lepaskan rombongan dari Medan dan akan ketemu yang di Lampung. Semoga sampai di tempat masing-masing dengan selamat, bertemu dengan seluruh keluarga,” ujar Ganjar.

Di balik pelaksanaan mudik gratis tahun ini, ada beragam cerita dari para perantau. Sadiman Keling, misalnya, warga Wonogiri yang merantau di Medan sejak 1992 itu sudah 10 tahun tidak pulang bertemu kedua orang tuanya.

“Saya sudah tidak pulang 10 tahun, saya tidak bertemu kedua orang tua,” kata pedagang bakso ini.

Menurutnya, mudik gratis yang diinisiasi Ganjar, mampu mewujudkan harapannya bisa bersilaturahmi dengan keluarganya di Wonogiri.

“Saya terharu, adanya mudik gratis ini saya bisa pulang. Karena tahun sebelum-sebelumnya tidak ada uang untuk pulang,” ungkapnya sambil menyeka air matanya.

Begitu pula dengan Supri, warga asal Karangjati, Kabupaten Semarang. Rasa rindunya kepada orang tua di kampung dia pendam selama 11 tahun.

“Akhirnya saya bisa pulang karena ada mudik gratis. Tahun ini saya pulang berdua dengan anak yang nomor dua,” ceritanya.

Ia berandai, jika tidak ada mudik gratis mungkin tahun ini tidak bisa bertemu dengan keluarganya saat momentum lebaran.

Alhamdulillah ada mudik gratis, karena kalau mudik sendiri biaya mahal. Satu orang bisa sampai Rp800 ribu. Itu belum makan,” paparnya.

Koordinator Rombongan Mudik Gratis dari Sumatera Utara, Sumardi mengatakan, bantuan mudik gratis dari Ganjar sebanyak 30 bus, dan mampu membawa sekitar 800 pemudik ke Jawa Tengah.

“Ini sangat bermanfaat bagi kami warga Jateng yang merantau di Sumatera Utara, untuk bisa mudik ke kampung halaman,” ucapnya.

Sumardi mewakili para perantau, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Ganjar, karena merasa diperhatikan.

“Meski kami merantau ada yang bertahun-tahun, tapi masih diperhatikan oleh Gubenur, Pak Ganjar. Semoga ini bermanfaat dan pemudik bisa selamat sampai tujuan,” tandasnya.

BACA JUGA :

Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Sebanyak 1.759 anak PAUD dan TK se-Kota Salatiga memecahkan Rekor LEPRID melalui pertunjukan drama dan medley lagu dolanan anak dalam peringatan Hari Anak Nasional di Salatiga. Rekor tersebut diraih karena menjadi penampilan medley lagu dolanan anak dengan peserta PAUD/TK terbanyak. Selain itu, peserta membentuk formasi angka 1276 sebagai simbol Hari Jadi Kota Salatiga, dilanjutkan penanaman pohon tabebuya dan penyerahan bibit anggrek sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Hari Anak, Ribuan Anak PAUD Tampilkan Drama dan Medley Lagu Dolanan, Catatkan Rekor LEPRID

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi