URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Pendidikan Kota Salatiga mengadakan Pekan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada tanggal 27-29 April 2023. Kegiatan ini menjadi ajang kreativitas bagi guru dan murid di Kompleks Dinas Pendidikan Jl Adisucipto. Dalam acara ini, Sinoeng menyambut baik konsep Merdeka Belajar bagi anak-anak yang menekankan pada pengembangan IQ, EQ, dan SQ.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pekan Hardiknas di Salatiga Jadi Ruang Ekspresi Guru dan Siswa

Pekan Hardiknas di Salatiga Jadi Ruang Ekspresi Guru dan Siswa

Pekan Hardiknas di Salatiga Jadi Ruang Ekspresi Guru dan Siswa

Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi membuka Pekan Hari Pendidikan Nasional.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Dinas Pendidikan Kota Salatiga menggelar Pekan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang berlangsung Kamis-Sabtu (27-29/4/2023).

Kegiatan yang merupakan rangkaian Hardiknas itu menjadi panggung kreativitas bagi para guru maupun murid.

Pekan Hardiknas di Kompleks Dinas Pendidikan Jl Adisucipto itu, dibuka Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi.

Hadir dalam kesempatan itu Sekda Wuri Pujiastuti, Kadisdik Nunuk Dartini, anggota DPRD, dan tamu undangan.

”Kegiatan ini menjadi panggung kreativitas guru dan murid menyambut Hardiknas,” kata Sinoeng.

Pada kesempatan itu, Sinoeng menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap konsep Merdeka Belajar bagi anak-anak.

Dalam Merdeka Belajar, pelajaran tidak hanya secara akademik teoretis.

Tetapi juga bagaimana berinteraksi dengan lingkungan dan masyarakat, sehingga ilmu yang didapat pun seimbang antara IQ (Intelligence Quotient) dengan EQ (Emotional Quotient Intelligence).

”Nanti pada levelnya akan sampai kepada Spiritual Quotient (SQ), sehingga apa yang dihasilkan dari konsep pendidikan Merdeka Belajar itu akan menjadi paripurna anak,”

”Tidak hanya pada akademik saja tapi pada kompetensi kemampuan lainnya. Ketika nanti mereka dewasa dan selesai mengikuti pelajaran hingga pendidikan tinggi, mereka menjadi orang yang siap menghadapi kehidupan,” tegas Wali Kota.

sementara itu, Kadinas Pendidikan Nunuk Dartini, menyampaikan, pada Pekan Hari Pendidikan Nasional tersebut akan ada kegiatan berbagai lomba guna memberikan ruang kepada siswa, guru, dan semua insan pendidikan.

Mereka diberi ruang untuk berekspresi menyalurkan bakat dan minat.

”Puncak Hardiknas Tingkat Kota Salatiga nanti akan dilaksanakan pada tanggal 3 Mei 2023 di SMKN 2 Salatiga,”
kata Nunuk.

BACA JUGA :

Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
Sekolah Rakyat permanen pertama di Jawa Tengah yang berada di Kabupaten Sukoharjo ditargetkan mulai membuka kegiatan belajar mengajar pada 14 Juli 2026 untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Sekolah berkapasitas 1.080 siswa jenjang SD, SMP, dan SMA ini disiapkan pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui fasilitas berasrama, kurikulum fleksibel, dan dukungan pemerintah pusat serta daerah.
Sekolah Rakyat Permanen Pertama di Jateng Siap Beroperasi, Tampung 1.080 Siswa
Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari menggelar prosesi jamasan pusaka di halaman Museum Salatiga, kawasan Prasasti Plumpungan, Kamis (2/7/2026), sebagai upaya pelestarian budaya Nusantara. Dalam kegiatan itu, bakal keris dan tombak diserahkan kepada empu untuk ditempa menjadi pusaka resmi Kota Salatiga, sekaligus melibatkan perawatan puluhan keris dan tosan aji milik masyarakat sebagai media edukasi budaya bagi generasi muda.
Sakral Gelar Jamasan Pusaka, Serahkan Bakal Keris Salatiga
PDAM Kota Salatiga mengimbau pelanggan meningkatkan pengamanan meteran air menyusul maraknya kasus pencurian di sejumlah wilayah. Direktur Utama PDAM Kota Salatiga, Imron Cahyadi, meminta masyarakat melindungi meteran di rumah, memasang pengaman tambahan pada lokasi rentan, serta segera melapor kepada PDAM atau aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan untuk mencegah gangguan distribusi air bersih dan biaya penggantian meter.
Kasus Pencurian Meteran Marak, PDAM Salatiga Minta Konsumen Waspada
Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Perdagangan menyiapkan Shelter Kridanggo sebagai pusat penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) kuliner melalui program SIPEKAT. Rencana tersebut disampaikan dalam kegiatan diseminasi di Aula Dinas Perdagangan Kota Salatiga sebagai upaya menyelaraskan penataan ruang kota, fungsi jalan, dan pemberdayaan ekonomi pedagang melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta sektor perbankan.
PKL Kuliner Salatiga akan Dipusatkan di Shelter Kridanggo
Razita Azzalea, siswi SD Muhammadiyah Plus Salatiga, meraih medali pada kompetisi Bahasa Inggris Level 2 dalam Grand Final Nasional OMNAS 15 yang digelar di Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Jawa Timur. Prestasi tersebut diraih setelah melewati seleksi berjenjang dari tingkat kota hingga provinsi, sekaligus mengharumkan nama sekolah dan Kota Salatiga di ajang akademik tingkat nasional berkat ketekunan belajar, bimbingan guru, serta dukungan keluarga.
Razita Azzalea, Raih Medali di Grand Final Nasional OMNAS 15 di Kampus UNESA

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar