URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, melakukan pemeriksaan hasil perbaikan jalan di ruas Gadoh-Gunungtumpeng yang berada di perbatasan antara Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Boyolali.  Perbaikan ruas jalan tersebut mendapatkan bantuan senilai Rp 2,8 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ganjar Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Gadoh-Gunungtumpeng di Perbatasan Kabupaten Grobogan-Kabupaten Boyolali

Ganjar Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Gadoh-Gunungtumpeng di Perbatasan Kabupaten Grobogan-Kabupaten Boyolali

Ganjar Tinjau Hasil Perbaikan Jalan Gadoh-Gunungtumpeng di Perbatasan Kabupaten Grobogan-Kabupaten Boyolali

Foto: Dok Pemprov Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek hasil perbaikan jalan di ruas Gadoh-Gunungtumpeng, tepatnya di perbatasan Kabupaten Grobogan-Kabupaten Boyolali, Kamis (15/6/2023).
featured-img

Grobogan – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek hasil perbaikan jalan di ruas Gadoh-Gunungtumpeng, tepatnya di perbatasan Kabupaten Grobogan-Kabupaten Boyolali. Perbaikan ruas jalan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari bantuan Pemprov Jateng dan Pemkab Grobogan.

“Saya berhenti persis di tengah perbatasan jalan. Jadi kaki kanan saya ini berada di jalan bantuan keuangan dari provinsi, di sebelah kiri saya ini adalah jalan yang dibiayai oleh Pemkab Grobogan,” kata Ganjar di lokasi, Kamis (15/6/2023).

Saat berada di lokasi, masyarakat setempat tampak antusias menyambut kedatangan Ganjar Pranowo. Ganjar pun mengajak masyarakat berdialog terkait kondisi jalan sebelum diperbaiki dan setelah diperbaiki.

“Alhamdulillah jalannya bagus. Tadi saya tanya ke warga sebelumnya bagaimana, katanya lumayan hancur. Nah ini bantuan yang coba kami dorong, kemudian ruas jalan ini tuntas,” katanya.

Bantuan dari Pemprov Jateng untuk memperbaiki ruas jalan Gadoh-Gunungtumpeng senilai Rp 2,8 miliar. Perbaikin di ruas jalan tersebut, melanjutkan pekerjaan perbaikan jalan yang sebelumnya sudah digarap menggunakan APBD Kabupaten Grobogan.

“Sekarang dari kesadaran Pemkab, kami melihat kesungguhan dari Bu Sri Sumarni (Bupati Grobogan) dalam membangun daerahnya. Dua periode, beliau berani pinjam bank untuk membangun infrastruktur,” jelasnya.

Pada periode pertama, Bupati Grobogan Sri Sumarni meminjam ke bank senilai Rp 200 miliar untuk membangun infrastruktur. Periode kedua, ia meminjam sekitar Rp 115 miliar untuk membangun daerahnya. Menurut Ganjar, konsep itu sebagai bentuk terobosan, meskipun ada konsep lain seperti obligasi daerah.

“Sebenarnya ada konsep lain seperti municipal bond atau obligasi daerah tetapi itu belum ada yang tertarik di Indonesia ini. Sekarang Bu Sri pinjam bank. Maka dengan kesungguhan itu, kami juga merasa atau melihat Bupati Grobogan sangat serius, dan ini yang sekarang kita bantu,” kata Ganjar.

Akhirnya, dengan bantuan dari Pemprov Jateng dan kesiapan anggaran dari Pemkab Grobogan perbaikan jalan bisa diselesaikan. Ganjar memahami kapasitas daerah terbatas. Oleh sebab itu, dia mengapresiasi Sri Sumarni yang memiliki kesungguhan, dengan meminjam ke bank. Apalagi, tersebut dibayar menggunakan anggaran dari APBD.

“Ini cara menerobos sehingga tidak ada alasan, kita anggarannya terbatas. Itu soal skala prioritas dan bagaimana cara kreatifnya sehingga kalau kita cicil selama lima tahun, masyarakat menikmatinya di depan. Kemudian anggaran tinggal semacam dicicil saja. Ini cara yang menurut saya bagus dan masyarakat sangat senang melihat infrastrukturnya oke,” pungkas Ganjar.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga