URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Agar Tetap Lestari, Korwilcam Suruh Gelar Lomba Membuat Pincuk dan Takir dari Daun Pisang

Agar Tetap Lestari, Korwilcam Suruh Gelar Lomba Membuat Pincuk dan Takir dari Daun Pisang

Agar Tetap Lestari, Korwilcam Suruh Gelar Lomba Membuat Pincuk dan Takir dari Daun Pisang

Kepala Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh, Heri Suwarto.saat memantau peserta membuat takir dan pincuk
featured-img

RASIKAFM.COM | SURUH - Sedikitnya 280 anggota IIKK (Ikatan Istri Karyawan Karyawati) Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh, Mengikuti berbagai macam lomba dalam rangka HUT RI ke 78 dan juga ulang tahun IIKK yang diselenggarakan di aula Korwil.selasa 29-8-2023.

Kepada rasikafm.com, kepala Korwilcam Bidang Pendidikan Kecamatan Suruh, Heri Suwarto mengatakan jika dalam kegiatan ini diikuti oleh
Lebih dari 280 peserta di 8 gugus sekecamatan Suruh.

“kegiatanya adalah lomba membuat piring makan tradisional dari daun pisang berupa takir dan pincuk, dengan lomba ini diharapkan takir dan pincuk tetap lestari digunakan masyarakat di tengah kemajuan tekhnologi piring pabrikan” ujar Heri.

Seperti diketahui untuk membuat tempat makan piring tradisional takir dan pincuk dibutuhkan bahan baku daun pisang dan sapu lidi atau “sodo” yang dipotong-potong digunakan untuk membentuk takir dan pincuk. Meski tidak asing lagi namun beberapa peserta mengaku perlu latihan untuk membuat takir dan pincuk karena ada tingkat kesulitan saat membentuk takir dan pincuk yang rapi dan kuat, serta bisa berdiri saat dimasukkan makanan.

Heri Suwarto berharap dengan pelestarian takir dan pincuk kedepan tempat makan tradisional ini tidak hilang ditelan zaman.

“Dengan takir dan pincuk juga akan ramah lingkungan karena dari daun pisang, bahkan kami dari Korwil berharap sekolah jika ada acara bisa menggunakan pincuk dan hindari piring plastik” jelasnya.

Ketua Ikatan Istri Karyawan Karyawati, kecamatan Suruh, Endang Kusdiningsih, menyampaikan jika lomba membuat pincuk dan takir ini dalam rangkaian HUT RI, “ kegiatan dilombakan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-78, Selain itu juga digelar lomba menghias tumpeng, estafet sarung dan menyanyi duet,” kata Endang yang juga tercatat sebagai ketua K3S kecamatan Suruh ini.

Pantauan wartawan, dalam acara IIKK selain mengelar lomba menghias tumpeng dan membuat takir dan estafet sarung juga digelar lomba menyanyi duet.

Diakhir acara lomba menyanyi duet, keluar sebagai juara, Romadhon dan istri mendapatkan hadiah dalam Kategori penyanyi terkompak, disusul Ka Korwilcam Heri Suwarto bersama istri mendapatkan juara kategori penyanyi pasangan termesra usai membawakan lagu “Luka Disini” karya Ungu.

– Ka Korwilcam, Heri Suwarto bersama istri saat menyanyikan lagu “Luka Disini” karya Ungu
– Ketua IIKK (Ikatan Istri Karyawan Karyawati) kecamatan Suruh, Endang Kusdiningsih, M.Pd saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved