URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masyarakat di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Suruh, Semarang, Jawa Tengah, menghadapi krisis air akibat musim kemarau yang panjang. Sumber air mereka mengering, mendorong mereka untuk mengandalkan bantuan dari relawan dan pihak terkait. Karang Taruna Krajan Krandon Lor juga turut memberikan kontribusi dengan mengirimkan 6000 liter air bersih.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kemarau Panjang, Warga Kedungringin Suruh Krisis Air, Karang Taruna Krajan Krandon Lor Turun Membantu

Kemarau Panjang, Warga Kedungringin Suruh Krisis Air, Karang Taruna Krajan Krandon Lor Turun Membantu

Kemarau Panjang, Warga Kedungringin Suruh Krisis Air, Karang Taruna Krajan Krandon Lor Turun Membantu

Masyarakat di Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Suruh, Semarang, Jawa Tengah, menghadapi krisis air akibat musim kemarau yang panjang. Sumber air mereka mengering, mendorong mereka untuk mengandalkan bantuan dari relawan dan pihak terkait. Karang Taruna Krajan Krandon Lor juga turut memberikan kontribusi dengan mengirimkan 6000 liter air bersih.
Foto dok Hanes
Karang Taruna Krajan Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh saat baksos air ke warga Dusun Jagir Desa Kedungringin
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Warga Dusun Jagir Desa Kedungringin Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Jawa Tengah mengalami krisis air bersih akibat musim kemarau panjang.

Bahkan saat Memasuki pertengahan bulan Oktober 2023 daerah tersebut belum pernah merasakan turunnya hujan akibatnya sumber mata air yang manfaatkan para warga mengering.

[custom-related-posts title=”Kabar Terkait :”  order=”ASC”]

Warga setempat kini mengandalkan bantuan air bersih yang dikirim oleh para relawan dan pihak terkait lainnya, salah satunya Karang Taruna Krajan Desa Krandon Lor Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang.

Dengan membawa ember, jerigen hingga galon, para warga mengambil air bersih untuk diisi ke wadah kemudian di bawa ke rumah masing-masing yang akan dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari.

Warga, Jumaroh mengaku daerah tersebut merasakan turun hujan sejak tujuh bulan lalu. Akibatnya sumur yang dirinya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari mengering.

“Terakhir hujan itu tujuh bulan lalu. Sumbernya dari sumur tapi kering. Sebenarnya masih ada sedikit debitnya tapi tidak cukup buat kebutuhan rumah,” kata Jumaroh Minggu (15/10/2023).

Dengan adanya bantuan air bersih, lanjutnya, akan dimanfaatkan sebaik mungkin serta merasa senang karena masih ada yang peduli. “Rasanya senang Alhamdulillah, bersyukur karena ada yang memperhatikan kami semua. Saat kekurangan air ada yang membantu,” ungkapnya.

“Air bersih ini biasanya digunakan untuk masak, minum, mencuci, mandi untuk segala keperluan rumah tangga,” tambahnya.

Pages ( 1 of 2 ): 1 2Lanjut »

BACA JUGA :

Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga