URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam uji coba Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui pesawat drone di exit Tol Tingkir, Salatiga, Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni, mencatat tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas dengan 30 pelanggar terpantau hanya dalam waktu lima menit. Monev (monitoring dan evaluasi) menunjukkan efektivitas ETLE drone dalam mendeteksi pelanggaran seperti ketidakpatuhan terhadap penggunaan helm dan sabuk keselamatan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Uji Coba ETLE di Exit Tol Salatiga, 5 Menit 30 Pelanggaran Terdata

Uji Coba ETLE di Exit Tol Salatiga, 5 Menit 30 Pelanggaran Terdata

Uji Coba ETLE di Exit Tol Salatiga, 5 Menit 30 Pelanggaran Terdata

Dalam uji coba Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui pesawat drone di exit Tol Tingkir, Salatiga, Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni, mencatat tingginya tingkat pelanggaran lalu lintas dengan 30 pelanggar terpantau hanya dalam waktu lima menit. Monev (monitoring dan evaluasi) menunjukkan efektivitas ETLE drone dalam mendeteksi pelanggaran seperti ketidakpatuhan terhadap penggunaan helm dan sabuk keselamatan.
Foto Arief Rasika
AKP Suci Nugraheni, didampingi Kompol Indra Hartono, dan sejumlah anggota kepolisian saat mencoba ETLE di pertigaan Exit Tol Tingkir Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara yang melintas di Exit tol tingkir Salatiga masih terhitung tinggi. Bahkan hanya dalam waktu sekitar Lima menit, ada 30 pelanggar yang terpantau Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui pesawat drone.

“Dari hasil monev (monitoring dan evaluasi) saat ini, selama kurang lebih lima menit terbang, ETLE drone sudah bisa meng-capture tidak kurang dari 30 pelanggar lalu lintas. Hal ini menunjukkan tingginya efektifitas ETLE drone,”

Ujar Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni, saat uji coba Elektronic Traffic Law Enforcement (ETLE) melalui pesawat drone, di exit Tingkir, senin 27.11.2023.

AKP Suci Nugraheni menambahkan dengan ETLE drone bisa mendapatkan banyak pelanggar lalu lintas yang kasat mata. “Seperti tidak memakai helm dan sabuk keselamatan, sehingga penerapannya sangat efektif dalam mendukung ETLE statis maupun mobile,” tambahnya.

Pihaknhya berharap ETLE dapat menekan pelanggaran khususnya kasat mata dan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas khususnya di Kota Salatiga.

Senada dengan Suci, Kasi Gar Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng Kompol Indra Hartono, mengatakan, penindakan ETLE melalui pesawat drone merupakan terobosan kreatif dari Ditlantas Polda Jateng. “Ini dalam rangka mendukung efektifitas penindakan melalui ETLE statis maupun mobile,” jelasnya.

Menurut Indra, dengan ETLE drone bisa menjangkau lebih luas terhadap pelanggaran yang padat arus lalu lintasnya dan tidak terjangkau oleh ETLE statis.

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Salatiga menangkap GR (50), buruh harian lepas asal Kabupaten Semarang, yang diduga berulang kali melakukan pencurian kendaraan bermotor. Pelaku diamankan di Banyudono, Boyolali, pada Jumat (18/7/2026) setelah penyelidikan atas laporan kehilangan Honda Supra 125 milik warga Kumpulrejo, Argomulyo, Salatiga. Polisi menyita sepeda motor korban beserta sejumlah barang bukti dan kini masih mengembangkan kasus untuk mengungkap dugaan aksi pencurian lain di wilayah Salatiga.
Buruh Harian Ditangkap usai Curi Motor di Salatiga, Polisi Dalami Dugaan Aksi Berulang
Satreskrim Polres Salatiga menangkap buronan yang diduga menjadi otak sindikat pembobolan rekening bank swasta di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan. Sindikat tersebut diduga menguras saldo nasabah hingga Rp750.747.508 dengan membeli data rekening secara daring, membuat KTP palsu, lalu mengganti kartu ATM korban di kantor cabang bank menggunakan identitas palsu.
Tersangka Pembobolan Rekening Bank Rp750 Juta Ditangkap, Pelaku akui Jualan dari Medsos
PT Trans Marga Jateng bersama sejumlah instansi menggelar Operasi Simpatik Keselamatan Berkendara di Rest Area KM 429 Ungaran, Jalan Tol Semarang-Solo, Selasa (1/7/2026). Kegiatan edukatif ini memeriksa kendaraan angkutan barang yang terindikasi ODOL, memasang material reflektif, serta melakukan cek kesehatan pengemudi untuk meningkatkan kelayakan kendaraan dan menekan risiko kecelakaan di ruas tol.
Keselamatan Pengendara Jadi Prioritas, Trans Marga Jateng Gelar Operasi Simpatik di Tol Semarang–Solo

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara