URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) saat menghadiri Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 Jawa di Aula SMA N 3 Salatiga pada tanggal 2 Desember 2023. Sinoeng menyampaikan bahwa seorang guru penggerak tidak hanya memberikan inspirasi kepada dirinya sendiri, tetapi juga memotivasi mereka yang belum menjadi guru penggerak, murid, dan sekolah.
PENJABAT WALI KOTA SALATIGA, SINOENG N RACHMADI, MENGUNGKAPKAN APRESIASINYA TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK (PPGP) SAAT MENGHADIRI LOKAKARYA 7 PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK ANGKATAN 8 JAWA DI AULA SMA N 3 SALATIGA PADA TANGGAL 2 DESEMBER 2023. SINOENG MENYAMPAIKAN BAHWA SEORANG GURU PENGGERAK TIDAK HANYA MEMBERIKAN INSPIRASI KEPADA DIRINYA SENDIRI, TETAPI JUGA MEMOTIVASI MEREKA YANG BELUM MENJADI GURU PENGGERAK, MURID, DAN SEKOLAH.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pj Walikota Salatiga Apresiasi Keberhasilan Program Pendidikan Guru Penggerak

Pj Walikota Salatiga Apresiasi Keberhasilan Program Pendidikan Guru Penggerak

Pj Walikota Salatiga Apresiasi Keberhasilan Program Pendidikan Guru Penggerak

Foto dok IST
Penjabat Wali Kota Salatiga, Sinoeng N. Rachmadi menghadiri Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 Jawa di Aula SMA N 3 Salatiga.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penjabat Wali Kota Salatiga Sinoeng N Rachmadi memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP). Hal itu disampaikannya saat menghadiri Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 8 Jawa di Aula SMA N 3 Salatiga, (2/12/2023).

Menurut Sinoeng, seorang guru penggerak bukan hanya menginspirasi dirinya, tapi juga menginspirasi mereka yang belum menjadi guru penggerak, murid dan sekolah. Ia juga menyampaikan, guru penggerak terkadang memiliki konsep dan paradigma out of the box dan tidak membosankan.

“Karena pada setiap perkembangan zaman, anak-anak muda membutuhkan sesuatu yang berbeda dibandingkan pada tahun sebelumnya. Hari ini yang menjadi konsep adalah Merdeka Belajar,” ungkap Sinoeng,

Ia menjelaskan, konsep Merdeka Belajar telah membuka wacana, tinggal kemauan kita untuk terus-menerus bergerak, tergerak dan menggerakkan. Oleh karena itu ia berpesan kepada peserta lokakarya tersebut untuk terus bertumbuh.

Sementara, perwakilan dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGB) Jawa Tengah, Dwi Kustari, menyebutkan, program pendidikan guru penggerak merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, pendampingan, webinar dan pendampingan yang dilaksanakan selama enam bulan di luar jam mengajar.

“Dengan adanya PPGP, maka kepala sekolah memiliki calon-calon pemimpin pembelajaran. rival. Kita bergandengan tangan berkolaborasi meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Dwi.

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026

BACA JUGA :

Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Mahasiswa Kimia dan Biologi UKSW Lolos ONMIPA-PT Nasional
Pesantren Islam Al Irsyad Tengaran, Kabupaten Semarang, melepas 341 lulusan Madrasah Aliyah pada Sabtu (6/6/2026). Mayoritas santri meraih predikat mumtaz dan puluhan di antaranya menuntaskan hafalan 30 juz Al-Qur’an. Dari sekitar 1.600 pendaftar tahun ajaran baru, pesantren hanya menerima sekitar 550 calon santri sebagai upaya menjaga kualitas pendidikan akademik dan keislaman.
Ribuan Mendaftar, Hanya Sepertiga Diterima: Al Irsyad Tengaran Komit Cetak Santri Berprestasi
Disdikbudpora Kabupaten Semarang memperketat verifikasi piagam prestasi pada pelaksanaan SPMB 2026 untuk memastikan keabsahan dokumen calon peserta didik jalur prestasi. Proses pemeriksaan dilakukan hingga malam hari karena tingginya jumlah piagam yang masuk, sekaligus mengantisipasi penggunaan dokumen tidak sesuai ketentuan dalam seleksi penerimaan siswa baru.
Disdikbudpora Kabupaten Semarang Perketat Verifikasi Piagam Prestasi, Antisipasi Dokumen Aspal dalam SPMB 2026
Majelis Masyayikh di Sidang MK Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Ngaku Habib, Pria di Kabupaten Semarang Cabuli Delapan Santri
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11
Harga Ayam Hidup Anjlok hingga Rp11.000 per Kg, Pinsar Sebut Overproduksi dan Dominasi Middleman Jadi Penyebab