URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Memasuki awal tahun 2024, Pemerintah Kota Salatiga diharapkan untuk terus bekerja lebih baik lagi, agresif, akuntabel dan lebih gembira. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani bersama jajaran forkopimda Kota Salatiga dalam acara Sarasehan Awal Tahun 2024 yang dilaksanakan di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga, Selasa (02/01/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Tahun 2024

Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Tahun 2024

Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Tahun 2024

Pj Walikota Salatiga Yasip Khasani saat serahkan piagam penghargaan
featured-img

RASIKAFM. COM | SALATIGA – Memasuki awal tahun 2024, Pemerintah Kota Salatiga diharapkan untuk terus bekerja lebih baik lagi, agresif, akuntabel dan lebih gembira. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani bersama jajaran forkopimda Kota Salatiga dalam acara Sarasehan Awal Tahun 2024 yang dilaksanakan di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga, Selasa (02/01/2024).

Dalam kesempatan tersebut, berbagai hal disampaikan, salah satunya terkait dengan pelayanan publik, arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kota Salatiga di tahun 2024.

“Kerja harus lebih baik, agresif dan akuntabel, lebih gembira. Apa yang sudah ditetapkan harus lebih baik, kreatif, lebih berani dan menggembirakan untuk semuanya. Semua itu terus akan kita tekankan. Prestasi kemarin kita jadikan pembelajaran untuk kita lebih baik.” jelas Yasip.

Selain itu, piagam Penghargaan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Sangat Baik 2023, berhasil diraih RSUD Kota Salatiga, Kecamatan Sidomukti, dan Dinas Sosial.

Serta penerima Penghargaan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) Tahun 2023 oleh Ombudsman RI, yakni kepada DPMPTSP, Disdukcapil, Puskesmas Sidorejo Kidul, Puskesmas Kalicacing, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved