KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Terekam CCTV, Aksi Jambret di Ungaran Berhasil Diungkap. Ini Alasan Pelaku

Terekam CCTV, Aksi Jambret di Ungaran Berhasil Diungkap. Ini Alasan Pelaku

Terekam CCTV, Aksi Jambret di Ungaran Berhasil Diungkap. Ini Alasan Pelaku

Petugas menunjukkan barang bukti aksi kejahatan berupa penjambretan yang dilakukan oleh tersangka Hedy terhadap Sriyati di Jalan Kenanga, Kelurahan Genuk, Ungaran Timur, dalam konferensi pers di Mapolres Semarang, Jumat (19/1/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Personel Satreskrim Polres Semarang berhasil mengungkap aksi penjambretan yang terjadi di Jalan Kenanga, Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Minggu (14/1/2024). Hal itu berkat bantuan rekaman CCTV di lokasi kejadian yang merekam aksi pelaku dan sempat viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Aditya Perdana menerangkan tersangka atas nama Hedy Kabul Prayitno (35), seorang buruh bangunan warga Banyumanik, Kota Semarang. Ia ditangkap pada Rabu (17/1/2024). Modusnya, tersangka mencari sasaran secara spontan saat hendak pergi ke rumah mertuanya tak jauh dari lokasi.

“Saat melintas di TKP, tersangka melihat korban berjalan sendirian sambil menenteng tas. Dari situlah secara spontan timbul niat jahat untuk merampas tas,” kata Aditya dalam keterangannya, Jumat (19/1/2024).

Melihat ada kesempatan itu, tersangka yang mengendarai sepeda motor terus melaju dan melewati korban. Setelah memastikan keadaan sepi, tersangka berputar arah kembali menghampiri korban dan merebut tas. Setelah itu, ia kabur ke arah Gunungpati.

“Korban sempat terpelanting karena tas yang dibawanya ditarik paksa, sehingga mengalami luka lebam pada lengannya,” jelasnya.

Dari pengakuan tersangka, ia melakukan aksinya itu karena ingin memiliki sebuah handphone. Ia meyakini, dalam tas korban berisi handphone dan barang berharga lainnya.

“Ternyata benar, dalam tas korban terdapat handphone dan uang tunai Rp30ribu. Setelah diambil, tas dibuang di pinggir jalan,” ungkapnya.

Untuk kondisi korban saat ini, imbuh Aditya, sudah membaik dan dapat beraktifitas seperti biasa meski lengannya masih lebam. Sementara tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Seperti diberitakan sebelumnya, nasib kurang beruntung dialami oleh Sriyati (70), seorang buruh cuci dan setrika asal Desa Kelurahan Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Ia menjadi korban aksi penjambretan yang terjadi di Jalan Kenanga, Kelurahan Genuk, Kecamatan Ungaran Timur, Minggu (14/1/2024) saat hendak berangkat kerja sekira pukul 10.45 WIB. Korban kehilangan tas berisi 1 unit handphone Samsung Galaxy M10 dan uang tunai Rp30 ribu. (win)

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]