URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Masyitoh, seorang penjual nasi gudangan di Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang, mendapatkan kejutan besar saat ia diberi hadiah satu unit sepeda motor oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Hadiah ini diberikan sebagai apresiasi atas ketaatan Masyitoh dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu selama tahun 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tertib Lunasi PBB, Penjual Nasi Gudangan di Tuntang Ini Ketiban ‘Durian Runtuh’

Tertib Lunasi PBB, Penjual Nasi Gudangan di Tuntang Ini Ketiban ‘Durian Runtuh’

Tertib Lunasi PBB, Penjual Nasi Gudangan di Tuntang Ini Ketiban ‘Durian Runtuh’

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan hadiah sepeda motor secara simbolis kepada seorang penjual nasi gudangan karena tertib membayar PBB di Kantor BKUD Kabupaten Semarang, Senin (5/2/2024). Foto: Diskominfo Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Masyitoh, seorang penjual nasi gudangan di Lopait, Tuntang, Kabupaten Semarang ini tak menyangka jika ia akan mendapatkan rezeki nomplok. Ia dihadiahi satu unit sepeda motor dari Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Bukan tanpa alasan, ia terbukti tertib dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam kurun waktu tahun 2023 sebelum jatuh tempo.

Dijelaskan Ngesti, pemberian hadiah ini dimaksudkan untuk memotivasi para wajib pajak dalam menyelesaikan kewajibannya tepat waktu. Sebab pajak itu menjadi salah satu sumber dana pembangunan daerah.

“Ini wujud perhatian Pemerintah Daerah kepada wajib pajak yang membayar tepat waktu. Penerima hadiah ada yang hanya membayar PBB senilai Rp5 ribu langsung bisa dapat sepeda motor senilai Rp23 juta,” katanya usai penyerahan hadiah secara simbolis di Kantor BKUD Kabupaten Semarang, Senin (5/2/2024).

Sementara Kepala Badan Keuangan Daerah (BKUD), Rudibdo menjelaskan terdapat sembilan unit sepeda motor dan beberapa hadiah lainnya diberikan dalam rangka meningkatkan kesadaran wajib pajak membayar PBB P2 tepat waktu.

“Pemberian hadiah itu sebagai salah satu strategi yang dilakukan Bapak Bupati untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak membayar PBB P2,” terangnya.

Terkait realisasi PBB P2 dalam dua tahun terakhir, dia menyebut terjadi kecenderungan peningkatan perolehan. Dimana per 31 Desember tahun 2022 realisasi pendapatan mencapai Rp 61 miliar, pada periode yang sama tahun 2023 realisasinya mencapai Rp69 miliar.

“Tahun ini kami optimis untuk realisasinya juga akan meningkat seiring peningkatan target sebesar Rp81 miliar. Stimulus berupa pemberian hadiah ini diharapkan memberikan dampak positif bagi kesadaran wajib pajak untuk melunasi kewajibannya,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved