URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tiga mahasiswa dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih kemenangan gemilang dalam ajang debat internasional HEMA Debate Championship 2024. Meskipun berlangsung secara daring, gelar juara ini menjadi prestasi membanggakan UKSW.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Mahasiswa UKSW Bersinar di Ajang Internasional HEMA Debate Championship 2024

Tiga Mahasiswa UKSW Bersinar di Ajang Internasional HEMA Debate Championship 2024

Tiga Mahasiswa UKSW Bersinar di Ajang Internasional HEMA Debate Championship 2024

Foto: Dok.
Foto: Dok.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Tiga mahasiswa dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berhasil meraih kemenangan gemilang dalam ajang debat internasional HEMA Debate Championship 2024, belum lama ini. Meskipun berlangsung secara daring, gelar juara ini tidak diragukan sebagai prestasi yang membanggakan UKSW.

HEMA Debate Championship 2024 yang diadakan oleh Hema Future Foundation, organisasi non-profit berbasis di Vietnam menampilkan persaingan ketat dalam format British Parliamentary Style. Dengan 57 peserta dari berbagai belahan dunia, termasuk Vietnam, Korea, Indonesia, Filipina, dan Afrika, UKSW berhasil menunjukkan keunggulannya di kancah internasional.

Tim Rocket UKSW berhasil menempatkan diri di peringkat ke-7 dari 23 tim peserta dan berhasil mencapai babak semifinal. Tim ini terdiri dari dua mahasiswa, yaitu Thomas Fandres Sihasale dari Program Studi Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) serta Gading Umbaran Gone Santosa dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi (FTI). Keberhasilan mereka tidak lepas dari dedikasi dan persiapan matang dari Kelompok Bakat Minat (KBM) yang mereka ikuti yaitu Satya Wacana Debating Forum (SWDF).

Thomas Fandres Sihasale membeberkan bahwa kunci keberhasilan timnya adalah kemampuan berpikir kritis dan analitis, serta tekad untuk terus belajar dan berkembang. Thomas mengaku bahwa persiapan dirinya untuk kompetisi tersebut dilakukan dengan latihan intensif bersama coach, assistant coach, debaters dan adjudicators yang tergabung dalam SWDF.

Lebih lanjut, Thomas mengungkapkan bahwa kompetisi debat telah mengubahnya secara pribadi menjadi lebih percaya diri. “Keterlibatan saya dalam dunia debat sangat berdampak positif terhadap performa akademik saya. Khususnya dalam hal pemecahan masalah yang membutuhkan proses analisis yang tepat,” terang peraih Novice Grand Finalist dalam Kalimantan Open Debate (KODE) 2023 dan Open Semi Finalist dalam Universitas Ciputra Debate Competition (UCDC) International 2024 ini.

Prestasi individu juga menghiasi kemenangan tersebut. Gading Umbaran Gone Santosa juga mendapatkan penghargaan sebagai pembicara terbaik ke-8 dari total 46 peserta. Tidak kalah bersinar, Alyssa Berliana Putri, mahasiswa Prodi Psikologi Fakultas Psikologi, meraih gelar Breaking Independent Adjudicator dan Best Independent Adjudicator dalam ajang yang sama.

Melalui refleksi atas kompetisi tersebut, Gading menegaskan pentingnya meningkatkan kemampuan diri untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. “Ke depan, kami akan terus berusaha untuk masuk sampai tahap grand-finalist dan memenangkan prestasi tertinggi dalam kompetisi demi UKSW,” ungkap mahasiswa yang mempunyai moto “do our best” dalam setiap performanya dalam lomba debat ini.

Sementara itu, Alyssa Berliana Putri menceritakan pengalamannya menjadi juri dalam kompetisi tersebut. Alyssa mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam perlombaan debat dapat membuka pandangan baru tentang pentingnya netralitas dan ketepatan dalam menentukan keputusan.

Ia mengisahkan bahwa tantangan terbesar menjadi juri adalah menentukan pilihan yang benar agar keputusan yang diambil adil untuk semua tim pendebat.

“Cara saya adalah dengan fokus 100% pada pertandingan dan menggunakan waktu deliberasi sebaik mungkin,” ujar mahasiswa yang lolos dalam program International Indonesian Student Mobility Awards (IISMA) 2024 dan akan berangkat studi di Pennsylvania State University, Amerika Serikat bulan Agustus mendatang ini.

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
bri
Dorong UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Cabang Salatiga Salurkan KUR Rp 944 Miliar Hingga Juli 2026
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved