KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Merawat Keberagaman dalam Bingkai Pancasila, Pawai Ta’aruf Ponpes Al Falah Pukau Warga Salatiga

Merawat Keberagaman dalam Bingkai Pancasila, Pawai Ta’aruf Ponpes Al Falah Pukau Warga Salatiga

Merawat Keberagaman dalam Bingkai Pancasila, Pawai Ta’aruf Ponpes Al Falah Pukau Warga Salatiga

Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah Salatiga bersama Dinas Pariwisata Kota Salatiga sukses menyelenggarakan Pawai Taaruf Piala Wali Kota ke-3 dan Festival Budaya Nusantara pada Sabtu (25/5/24) di Lapangan Desa Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, dengan tujuan merayakan dan menjaga keberagaman di Indonesia.
Foto arief Rasika
Upacara pembukaan pawai Taaruf piala walik kota Salatiga ke 3

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pondok Pesantren Tarbiyatul Islam Al Falah Salatiga bersama Dinas Pariwisata Kota Salatiga sukses selenggarakan Pawai Ta`aruf Piala Wali Kota ke-3 dan Festival Budaya Nusantara pada Sabtu (25/5/24) di Lapangan Desa Kecandran, Kecamatan Sidomukti, Salatiga.

Acara ini bertujuan untuk menjaga dan merayakan keberagaman yang ada di Indonesia. “Mudah-mudahan kegiatan kita bisa merangkai keberagaman Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk menjadi Rahmatan lil `Alamin,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Salatiga, Yayat Nur Hayat, dalam sambutannya.

Dengan tema “Merawat Keberagaman dalam Bingkai Pancasila,” acara ini menarik lebih dari seribu peserta dari berbagai lapisan masyarakat dan lembaga di Kota Salatiga.

“Untuk peserta keseluruhan mencapai 1.224 orang, yang terdiri dari beberapa kalangan, mulai dari SD, SMP, dan pondok-pondok se-Salatiga, serta Orda dari Pondok Pesantren,” ujar Raul Hidayat, penanggung jawab pawai ta`aruf.

Kegiatan ini menjadi pembuka rangkaian acara haul KH Muhammad Zoemri RWS yang ke-9. Acara dimulai pada pukul 09.00 dan dibuka oleh perwakilan PJ Walikota yang menyampaikan sambutan dari Wali Kota Salatiga yang berhalangan hadir.

Kemudian, pawai dimulai dari seluruh kontingen melalui jalur yang telah ditentukan hingga kembali ke Lapangan Kecandran. Setelah pawai, acara dilanjutkan dengan Festival Budaya yang menampilkan berbagai penampilan dari seluruh kontingen yang berpartisipasi.

Heru Prasetyo, anggota DPRD Kota Salatiga sekaligus tokoh masyarakat Dukuh, menyatakan bahwa sudah saatnya keramaian dan kegiatan tidak lagi hanya diselenggarakan di pusat kota.

“Hal ini diharapkan mampu meningkatkan sumber daya masyarakat dan ekonomi sekitar,” ujarnya.

Penampilan marching band Amni pukau penonton

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]