URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada tanggal 9 Juli 2024, di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang, dilaksanakan Rapat Koordinasi pembentukan anggota kepengurusan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) periode 2024-2027.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Forum Pelanggan Air Minum Kabupaten Semarang Kembali Terbentuk

Forum Pelanggan Air Minum Kabupaten Semarang Kembali Terbentuk

Forum Pelanggan Air Minum Kabupaten Semarang Kembali Terbentuk

Foto: Dok
featured-img

Ungaran (9/7/2024) dilaksanakan Rapat Koordinasi pembentukan anggota kepengurusan Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kabupaten Semarang periode 2024-2027 bertempat di Kantor Pusat Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kab. Semarang.

Rapat ini dipimpin oleh Marsudi selaku Kepala Bagian Pelayanan Pelanggan dan Indah Marina selaku Kepala SPI, dihadiri oleh para Kepala cabang Perumda Air Minum Tirta Bumi Serasi Kab. Semarang dan para calon anggota kepengurusan FKP.

Selama rapat para peserta nampak antusias dalam memberikan masukan baik itu untuk kepengurusan mendatang maupun tentang pelayanan air bersih yang selama ini diberikan oleh PDAM.

Hasil dari rapat ini yaitu dengan dipilihnya Haris Widi Bahari sebagai ketua FKP periode 2024-2027. Harapan kedepannya akan terbentuk sebuah kepengurusan FKP yang dapat menjadi “jembatan informasi” antara pelanggan & PDAM, serta aktif dalam memberikan masukan demi terwujudnya pelayanan yang lebih baik. (hrs)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon