URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Malam Grand Final Pemilihan Mas & Mbak Duta Wisata Kota Salatiga 2024, Faisal Dwi Aprianto dan Bunga Nurlaila Ramadhani dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Kota Salatiga 2024/2025 setelah melewati seleksi ketat. Faisal dan Bunga, finalis nomor urut 11 dan 30, akan mempromosikan potensi wisata Salatiga di berbagai tingkatan selama satu tahun ke depan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Faisal dan Bunga, Mas & Mbak Duta Wisata Kota Salatiga 2024

Faisal dan Bunga, Mas & Mbak Duta Wisata Kota Salatiga 2024

Faisal dan Bunga, Mas & Mbak Duta Wisata Kota Salatiga 2024

Pada Malam Grand Final Pemilihan Mas & Mbak Duta Wisata Kota Salatiga 2024, Faisal Dwi Aprianto dan Bunga Nurlaila Ramadhani dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Kota Salatiga 2024/2025 setelah melewati seleksi ketat. Faisal dan Bunga, finalis nomor urut 11 dan 30, akan mempromosikan potensi wisata Salatiga di berbagai tingkatan selama satu tahun ke depan.
Foto dok IST
Faisal Dwi Aprianto dan Bunga Nurlaila Ramadhani. Dikukuhkan sebagai Mas dan Mbak Duta wisata Salatiga, jumat 12 juli 2024
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Suasana meriah menyelimuti saat Malam Grand Final Pemilihan Mas & Mbak Duta Wisata Kota Salatiga 2024. Setelah melalui serangkaian seleksi yang ketat, Faisal Dwi Aprianto dan Bunga Nurlaila Ramadhani, masing-masing dari finalis nomor urut 11 dan 30, secara resmi dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Kota Salatiga 2024/2025.

Faisal dan Bunga akan menyandang gelar tersebut selama satu tahun dan diharapkan mampu mempromosikan potensi wisata Salatiga di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Acara yang dihadiri Sekda beserta jajaran Forkopimda, Kepala Badan Otorita Borobudur, pejabat Pemkot, keluarga finalis, serta Mas & Mbak dari daerah tetangga, berlangsung semalam dan dimeriahkan oleh berbagai pertunjukan menarik, dari tarian tradisional hingga penampilan modern.

Kepala Disbudpar, Yayat Nurhayat, M.Si, dalam laporannya menyampaikan tujuan digelarnya Grand Final Pemilihan ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM pariwisata generasi muda dalam pengembangan kepariwisataan, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. Selain itu juga untuk menemukan Duta Wisata yang memiliki Beauty, Brain, dan Behaviour,” ucapnya.

Selain Faisal dan Bunga, berbagai pasangan finalis lainnya juga menerima penghargaan sesuai atribut yang diraih, seperti Atribut Persahabatan untuk Mas Bika Muhammad dan Mbak Raisha Nabilla, Atribut Intelegensi untuk Mas Blessing From Heaven dan Mbak Anisa Wulandari, hingga Atribut Favorit yang diraih oleh Mas Felix Azkiel dan Mbak Icha Permatasari. Juara Tiga (Wakil Dua) diraih oleh Mas Stifen Kristianto dan Mbak Putri Kasih, serta Juara Dua (Wakil Satu) oleh Mas Timothy William dan Mbak Reka Azania.

Sekda Salatiga, Ir. Wuri Pujiastuti, M.M, yang juga mewakili Pj. Wali Kota, berharap para finalis dapat memberikan daya tarik wisatawan ke Kota Salatiga. “Kami berharap finalis yang terpilih ini betul-betul dapat menarik dan memberikan dampak yang positif bagi dunia wisata Salatiga, sehingga wisatawan dapat berbondong-bondong untuk berkunjung ke kota tercinta kita ini,” tuturnya.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved