RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pegawai Kelurahan di Salatiga Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor, Ditemukan Surat Penting

Pegawai Kelurahan di Salatiga Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor, Ditemukan Surat Penting

Pegawai Kelurahan di Salatiga Ditemukan Meninggal di Belakang Kantor, Ditemukan Surat Penting

Ilustrasi Jenazah

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Seorang tenaga harian lepas (THL) di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, ditemukan meninggal di area belakang kebun kantor Kecamatan Sidomukti.

Ditemukan secarik kertas yang bertuliskan ketidakmampuannya menahan sakit mata.

Surat bertuliskan, “Karena sakit mataku sebelah kiri, sakit aku sudah tidak tahan dengan sakitku,” ditemukan sekitar lima meter dari jasad korban.

Sekretaris Kelurahan Mangunsari Agus Priyanto mengatakan, korban Yt merupakan warga Kecamatan Sidomukti, Salatiga, diketahui terakhir kali masuk kerja pada Selasa (20/8/2024).

“Saat itu sekira pukul 12.00 WIB, dia pamit mau main ke tempat teman lamanya, teman saat kerja di pabrik,” ujarnya.

Pada Rabu (21/8/2024), Yt sudah tidak masuk ke kantor.

“Rekan-rekan kerja sempat mencari di teman-teman lama korban, mulai dari Ngawen di belakang RSPAW, daerah Tegalsari dan Randuares, namun juga tidak ketemu dan tidak bisa dihubungi,” jelasnya.

“Bahkan kami juga nyanggong di sekitar Pasar Sapi, karena ada yang melihat korban di lokasi tersebut.

Ternyata juga tidak pernah terlihat lagi,” kata Agus.

Menurut Agus, Yt diyakini tidak pergi jauh karena kendaraannya terparkir di kantor.

“Ternyata malam ini, ditemukan warga di belakang kantor dalam kondisi meninggal,” ungkapnya.

Korban, lanjut Agus, adalah sosok yang pendiam.

“Dia tidak pernah bercerita soal penyakit yang dideritanya atau masalah yang dialami.

Kalau ngobrol juga biasa, jadi kami tidak tahu persoalan yang dialaminya,” paparnya.

“Mengenai sakit mata itu, kami juga tidak tahu pasti tentang seberapa parah atau berapa lama.

Namun pernah mau diajari komputer, korban menolak karena matanya sakit,” ungkap Agus.

Disinggung mengenai penyebab kematian korban, Agus mengatakan masih diselidiki polisi.

“Tadi setelah diperiksa di lokasi, langsung dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa lebih lanjut,” terangnya.

Plh. Kasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo mengatakan penyebab kematian korban saat ini masih dalam penyelidikan.

“Anggota kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti.

Selain secarik kertas, juga ditemukan botol dengan cairan warna merah,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran