[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Diduga Korsleting, Pabrik Briket di Salatiga Terbakar

Diduga Korsleting, Pabrik Briket di Salatiga Terbakar

Diduga Korsleting, Pabrik Briket di Salatiga Terbakar

Pabrik briket Briliant di Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, terbakar pada Jumat (20/9/2024) sekitar pukul 02.16 WIB. Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang memicu titik api di oven briket. Petugas Damkar Kota Salatiga tiba lima menit setelah menerima laporan dari warga dan bekerja sama dengan Damkar Pos Tengaran Kabupaten Semarang.
Foto dok IST
Anggota Damkar Kota Salatiga memadamkan api yang membakar pabrik briket di Randuacir, Jumat (20/9/2024) dinihari

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebuah pabrik briket Briliant yang berada di Randuacir RT 3/RW 3 Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jawa Tengah, terbakar pada Jumat (20/9/2024) sekitar pukul 02.16 WIB. Petugas pemadam kebakaran (damkar) Kota Salatiga membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk memadamkan api.

“Pada Jumat (20/9/2024) sekitar pukul 02.16 WIB, markas damkar menerima informasi dari warga terkait adanya kebakaran di pabrik briket,” ucap Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga Joko Widodo.

Menurut Joko, Penyebab kebakaran diduga dari korsleting, lima menit setelah mendapat laporan, tim Damkar Kota Salatiga telah sampai di lokasi pabrik briket yang terbakar.

“Anggota langsung melakukan pemadaman yang dibantu oleh anggota Damkar Pos Tengaran Kabupaten Semarang,” kata dia.

Mobil Damkar Kota Salatiga saat memadamkan api di lokasi (Foto dok IST)

“Pemadaman dibutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk memadamkan api karena barang-barang di pabrik tersebut mudah terbakar. Pukul 05.45 WIB api sudah berhasil dipadamkan,” sambungnya.

“Dari hasil pemeriksaan sementara penyebab kebakaran dipabrik milik Imam Subekti berasal dari korsleting sehingga menimbulkan titik api di oven briket. Titik api tersebut kemudian membakar oven dan bangunan pabrik,” paparnya.

Joko mengimbau masyarakat, terutama pengelola industri, untuk selalu melakukan pengecekan instalasi listrik secara rutin. Pengecekan ini sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Suasana pemadaman pabrik briket di JLS

BACA JUGA :

Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px