URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan balita di Kota Salatiga mengalami kekurangan gizi (stunting), dengan jumlah mencapai 547 anak hingga Juni 2024. Menurut Kepala DP3AP2KB Yuni Ambarwati, kondisi ini ditemukan di Kota Salatiga, setelah Rembug Stunting di Hotel Wahid pada Kamis (3/10/2024). Peningkatan prevalensi stunting dari 14,2% pada 2022 menjadi 16,9% di 2023 terjadi karena berbagai faktor.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Duh! Ratusan Anak Balita di Salatiga Alami Stunting

Duh! Ratusan Anak Balita di Salatiga Alami Stunting

Duh! Ratusan Anak Balita di Salatiga Alami Stunting

Acara Rembug Stunting Salatiga. Foto Dok. Prokompim
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ratusan balita di Kota Salatiga alami kekurangan gizi (stunting). Jumlah pastinya sampai Juni 2024 tercatat sebanyak 547 anak.

Prevalensi stunting Kota Salatiga tercatat pada tahun 2022 sebesar 14,2 persen. Di tahun 2023 sebesar 16,9 persen. Sehingga ada kenaikan 2,7 persen.

Namun posisi ini masih di bawah angka nasional 21,5 persen dan tingkat Jawa Tengah di angka 20,7 persen

Hal itu dijelaskan Kepala DP3AP2KB Yuni Ambarwati usai melakukan Rembug Stunting di Hotel Wahid Salatiga, Kamis (3/10/2024).

Dari data tersebut, berbagai langkah terus dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan stunting di Salatiga.

Dalam upaya pencegahan stunting, dilakukan berbagai macam intervensi spesifik maupun sensitif termasuk intervensi serentak yang telah dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2024, dan berhasil mendata 5,67 persen atau 547 balita stunting yang ada di Kota Salatiga.

“Sedangkan target prevalensi stunting di tahun 2024 adalah sebesar 14%,” kata Yuni.

Sementara Kepala DKK Salatiga Prasit Al Hakim menjelaskan penanganan stunting memang tidak bisa sendirian.

Harus diintegrasikan dengan kegiatan yang ada di dinas dan puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah Kota Salatiga sehingga program yang dijalankan tidak tumpang tindih.

“Pendampingan yang dilakukan oleh petugas kesehatan yang ada di wilayah juga ditingkatkan. Tidak hanya itu saja, kita juga membutuhkan bantuan dan dukungan dari pejabat yang menaungi kewilayahan seperti camat dan lurah, juga akan memanfaatkan psikolog dari civitas akademisi seperti UIN dan UKSW,” ujar Prasit.

Pj Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani mengatakan bahwa di tahun sebelumnya, semua balita belum diukur, namun untuk tahun 2024 sudah diukur semua.

Datanya riil sampai tingkat kelurahan sudah ada. Maka penanganannya bisa lebih fokus pada masing-masing anak balita tersebut.

Untuk tahun 2024 ini Penkot Salatiga melakukan kerjasama dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk penanganan per anak.

Dirinya menambahkan, setiap OPD harus bersama-sama dalam pencegahan dan penanganan stunting ini.

“Mereka juga melakukan kegiatan yang mengarah kepada penanganan dan pencegahan stunting. CSR juga kita libatkan dan perlukan. Ini adalah komitmen kepada masyarakat terkait penanganan stunting,” tutup Yasip.

BACA JUGA :

BPJS Kesehatan mencatat kepesertaan JKN mencapai 282,7 juta jiwa atau 98,62 persen penduduk Indonesia hingga akhir 2025. Dalam Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan 2025, Direktur Utama Prihati Pujowaskito menyebut layanan kesehatan dimanfaatkan 725,3 juta kali, didukung penguatan layanan digital, jaringan fasilitas kesehatan, serta kondisi Dana Jaminan Sosial yang tetap sehat untuk menopang SDM produktif.
JKN Catat 725 Juta Layanan Kesehatan Sepanjang 2025, Kepesertaan Tembus 98,62 Persen
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meluncurkan Layanan Online Psikolog Gratis (Logis) di Semarang, Kamis (2/7/2026), untuk memperluas akses pendampingan kesehatan mental tanpa biaya. Masyarakat dapat berkonsultasi secara privat melalui aplikasi JNN Ext 2 pada hari dan jam layanan yang ditetapkan, dengan psikolog dari delapan rumah sakit milik Pemprov Jateng, sebagai langkah deteksi dini masalah psikologis dan pengurangan stigma.
Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis Secara Online lewat Logis
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Faktor Ekonomi Dorong Minat KB Pria di Kabupaten Semarang
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi CPNS tahun 2026 dengan mayoritas dialokasikan untuk tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Sekda Jateng Sumarno menyampaikan usulan tersebut di Semarang, Kamis (25/6/2026), sebagai upaya memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit dan fasilitas kesehatan pemerintah, meski persetujuannya masih menunggu keputusan Kementerian PANRB.
1.000 Formasi CPNS Diusulkan Pemprov Jateng, Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas Utama
Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Jateng Fair 2026 di kawasan PRPP Semarang menjadi destinasi favorit liburan sekolah dengan menghadirkan pameran inovasi, produk UMKM, konser musik, wahana keluarga, dan nonton bareng Piala Dunia 2026 hingga 5 Juli. Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, menargetkan 150 ribu pengunjung selama penyelenggaraan, sementara Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berharap ajang ini mampu memperkuat UMKM, mendorong inovasi, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah
Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?