URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang mengamankan SR (45), seorang warga Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang diduga mengalami gangguan jiwa setelah perilakunya dianggap membahayakan masyarakat, pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sakit Kejiwaannya Kambuh, Polres Semarang Amankan Warga Ambarawa yang Diduga Mengancam Warga

Sakit Kejiwaannya Kambuh, Polres Semarang Amankan Warga Ambarawa yang Diduga Mengancam Warga

Sakit Kejiwaannya Kambuh, Polres Semarang Amankan Warga Ambarawa yang Diduga Mengancam Warga

Petugas mengevakuasi SR, seorang warga Kelurahan Ngampin, Ambarawa yang mengalami gangguan jiwa dan diduga mengancam keselamatan warga, Selasa (29/10/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas mengevakuasi SR, seorang warga Kelurahan Ngampin, Ambarawa yang mengalami gangguan jiwa dan diduga mengancam keselamatan warga, Selasa (29/10/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang mengamankan SR (45) seorang warga Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang diduga mengalami gangguan jiwa setelah perilakunya dianggap membahayakan masyarakat sekitar.

Evakuasi dilakukan pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.00 WIB oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Semarang, Kompol Fandy Setiawan, didampingi Kasat Intel AKP Suprijanto, Kasat Samapta AKP Sakti Hermawan, serta Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti.

Menurut keterangan Wakapolres, SR sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr Soerojo Magelang pada Juni 2024 dan menjalani rehabilitasi di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Demak. Setelah dinyatakan pulih, SR kembali ke rumahnya pada pertengahan Juli 2024. Namun, sejak Minggu (27/10/2024) lalu, SR kembali menunjukkan perilaku yang membahayakan, seperti mengancam warga sekitar menggunakan benda-benda keras seperti kayu, batu, dan besi.

“Agar tidak mengganggu warga sekitar, siang ini, dalam waktu kurang lebih 15 menit, kami berhasil mengamankan SR,” jelas Kompol Fandy.

Ketua RW setempat, Ari Dwi (49), menyebut bahwa perilaku SR yang berubah ini diduga berasal dari masalah internal keluarga. “Sebelumnya tidak ada tanda-tanda gangguan jiwa, tetapi beberapa warga menduga bahwa masalah di keluarganya bisa jadi pemicu,” ujar Ari.

Setelah berhasil diamankan, SR kini dibawa ke Panti Rehabilitasi Kejiwaan di Ungaran untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Evakuasi SR turut didampingi oleh pihak keluarga, Bhabinkamtibmas, Babinsa setempat, serta Forkopimcam Ambarawa. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Sebuah truk box Isuzu bernomor polisi B-9973-TCH terguling di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya dekat Hotel Family, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Senin (27/7/2026) malam. Kecelakaan tunggal diduga dipicu ban selip saat melintasi jalan menurun dan menikung yang licin akibat hujan. Pengemudi dan seorang penumpang mengalami luka ringan hingga fraktur, kemudian dilarikan ke RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo untuk mendapat perawatan.
Truk Box Terguling di JLS Salatiga Saat Hujan, Dua Orang Luka-luka
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
8c949158-0ae8-4db6-b256-648cb0ed60d0
Motor tanpa Plat Nomor Oleng, Tabrak Pohon di Muwardi Salatiga, Korban Meninggal
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, segera mendapatkan sambungan listrik setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Bupati Semarang Ngesti Nugraha telah mengoordinasikan percepatan pemasangan bersama Pemerintah Kecamatan Sumowono dan PLN, termasuk pembangunan trafo baru serta penyelesaian administrasi agar kebutuhan dasar warga segera terpenuhi.
Bupati Semarang Pastikan Rumah Muhroji yang Gelap Selama Dua Dekade Segera Terang
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026