KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sakit Kejiwaannya Kambuh, Polres Semarang Amankan Warga Ambarawa yang Diduga Mengancam Warga

Sakit Kejiwaannya Kambuh, Polres Semarang Amankan Warga Ambarawa yang Diduga Mengancam Warga

Sakit Kejiwaannya Kambuh, Polres Semarang Amankan Warga Ambarawa yang Diduga Mengancam Warga

Petugas mengevakuasi SR, seorang warga Kelurahan Ngampin, Ambarawa yang mengalami gangguan jiwa dan diduga mengancam keselamatan warga, Selasa (29/10/2024). Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang mengamankan SR (45) seorang warga Kelurahan Ngampin, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang diduga mengalami gangguan jiwa setelah perilakunya dianggap membahayakan masyarakat sekitar.

Evakuasi dilakukan pada Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.00 WIB oleh tim gabungan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Semarang, Kompol Fandy Setiawan, didampingi Kasat Intel AKP Suprijanto, Kasat Samapta AKP Sakti Hermawan, serta Kapolsek Ambarawa AKP Ririh Widiastuti.

Menurut keterangan Wakapolres, SR sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr Soerojo Magelang pada Juni 2024 dan menjalani rehabilitasi di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Demak. Setelah dinyatakan pulih, SR kembali ke rumahnya pada pertengahan Juli 2024. Namun, sejak Minggu (27/10/2024) lalu, SR kembali menunjukkan perilaku yang membahayakan, seperti mengancam warga sekitar menggunakan benda-benda keras seperti kayu, batu, dan besi.

“Agar tidak mengganggu warga sekitar, siang ini, dalam waktu kurang lebih 15 menit, kami berhasil mengamankan SR,” jelas Kompol Fandy.

Ketua RW setempat, Ari Dwi (49), menyebut bahwa perilaku SR yang berubah ini diduga berasal dari masalah internal keluarga. “Sebelumnya tidak ada tanda-tanda gangguan jiwa, tetapi beberapa warga menduga bahwa masalah di keluarganya bisa jadi pemicu,” ujar Ari.

Setelah berhasil diamankan, SR kini dibawa ke Panti Rehabilitasi Kejiwaan di Ungaran untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Evakuasi SR turut didampingi oleh pihak keluarga, Bhabinkamtibmas, Babinsa setempat, serta Forkopimcam Ambarawa. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
[pekok2]