RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pemotor Bawa Celurit Ditabrak Mobil di Bawen. Motor Ditinggal, Celurit Sepanjang 1,5 Meter Diamankan

Pemotor Bawa Celurit Ditabrak Mobil di Bawen. Motor Ditinggal, Celurit Sepanjang 1,5 Meter Diamankan

Pemotor Bawa Celurit Ditabrak Mobil di Bawen. Motor Ditinggal, Celurit Sepanjang 1,5 Meter Diamankan

Motor dan celurit sepanjang 1,5 meter ditinggal kabur pemiliknya di Exit Tol Bawen, Minggu (15/12/2024) dini hari. Foto: Humas Polres Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah video aksi pengemudi mobil dengan sengaja menabrak sepeda motor di kawasan Exit Tol Bawen beredar viral di media sosial. Dalam video itu, perekam menyebut sengaja menabrak tiga remaja berboncengan yang membawa senjata tajam.

Diketahui, peristiwa ini terjadi pada Minggu (15/12/2024) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Kapolres Semarang, AKBP Ike Yulianto menjelaskan bahwa pengemudi mobil berinisial EP (33), warga Kecamatan Ambarawa, menabrakkan kendaraannya setelah melihat para remaja membawa senjata tajam saat melintas di sekitar Banaran Cafe.

“Sekitar pukul 03.00 WIB, EP dalam perjalanan pulang dari Salatiga ke Ambarawa. Ketika sampai di simpang Exit Tol Bawen, dia berpapasan dengan tiga remaja berboncengan yang membawa senjata tajam. Pengemudi memutuskan untuk menabrak kendaraan mereka, namun ketiga remaja tersebut berhasil melarikan diri,” terang Kapolres dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/12/2024).

Setelah kejadian, EP segera melaporkan insiden ini ke Polsek Bawen. Kapolsek Bawen, AKP Wiwid Wijayanti menyebut bahwa tindakan pengemudi didorong oleh rasa geram atas aksi para remaja yang dianggap membahayakan.

“Pengemudi mobil sengaja menabrakkan kendaraannya karena merasa resah dengan tindakan mereka. Kami telah mengamankan satu unit motor yang digunakan pelaku serta dua senjata tajam jenis celurit sepanjang 1,5 meter,” jelas AKP Wiwid.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan Honda BeAT berpelat H 4926 AGC yang digunakan oleh para remaja diketahui milik warga Kecamatan Banyubiru. Namun, kendaraan tersebut telah berpindah tangan sekitar tujuh tahun lalu.

“Kami terus mendalami pemilik terakhir kendaraan ini untuk mengungkap identitas ketiga remaja tersebut, termasuk motif dan tujuan mereka membawa senjata tajam,” tambah Kapolsek. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis