URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dinas Perhubungan Kota Salatiga mulai memberlakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Jenderal Sudirman, Jalan Kalipengging, Kalinyamat, dan Senjoyo pada Kamis (26/12/2024). Kepala Dishub Salatiga, Sri Satuti, menyampaikan bahwa perubahan ini didasarkan pada permintaan masyarakat dan kajian Dishub untuk mengurangi kemacetan, terutama pada jam sibuk pagi hari.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dishub Salatiga akan Uji Coba Satu Arah di Jalan Jendral Sudirman, Simak Penjelasan Kadishub

Dishub Salatiga akan Uji Coba Satu Arah di Jalan Jendral Sudirman, Simak Penjelasan Kadishub

Dishub Salatiga akan Uji Coba Satu Arah di Jalan Jendral Sudirman, Simak Penjelasan Kadishub

Kadishub Kota Salatiga, Sri Satuti saat diwancara Rasika FM, Perubahan Rekayasa Lalu Lintas di Jensud
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Terhitung mulai hari Kamis, (26.12.2024) Dinas Perhubungan kota Salatiga akan mulai memberlakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Jendral Sudirman. Hal ini karena adanya permintaan dari masyarakat dan kajian dari Dishub.

Kepada rasikafm.com, Kepala Dishub Kota Salatiga, Sri Satuti mengatakan Sosialisasi Perubahan Rekayasa Lalu Lintas akan diberlakukan di jalan Jendral Sudirman (Simpang 3 Reksa sampai dengan Simpang 3 Bethany), Jalan Kalipengging, jalan Kalinyamat dan jalan Senjoyo.

“Ruas Jalan Jenderal Sudirman dari Simpang Tiga Reksa sampai dengan Simpang Tiga Bethany yang sebelumnya dua arah akan berubah menjadi satu arah untuk seluruh jenis kendaraan selama 24 jam penuh” ujar Sri Satuti didampingi Rahadian Pradipta, Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. (24.12.2024)

Pihaknya menambahkan ruas jalan Kalinyamat juga diberlakukan satu arah dari arah Jalan Jenderal Sudirman ke arah Jalan Dokter Muwardi untuk jenis kendaraan roda empat/lebih pada jam 06.00-08.00 WIB.
Sementara ruas Jalan Kalipengging diberlakukan satu arah dari arah Jalan Muwardi ke arah Jalan Jenderal Sudirman untuk jenis kendaraan roda empat/lebih pada jam 06.00-08.00 WIB.

Sedangkan ruas jalan Senjoyo satu arah dari arah Jalan Jenderal Sudirman ke arah Jalan Dr. Muwardi untuk jenis kendaraan roda empat/lebih pada jam 06.00-08.00 WIB.

Sri Satuti berharap saat uji coba satu arah akan berjalan dengan lancar, demi kenyamanan dan ketertiban masyarakat yang melintas di dalam kota Salatiga.

Menurut Sri Satuti, Gagasan program ini adalah terciptanya kelancaran arus lalu lintas, terutama dipagi saat berangkat kerja atau sekolah, jalan menjadi tidak krodit.

“Kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik melalui medsos dan siaran diradio, Harapanya para pengguna jalan jika melintas pagi hari tidak semrawut lagi” ujar Satuti.

Sementara itu beragam tanggapan Nitijent muncul saat pihak Dishub melakukan Sosialisasi melalui IG
@dishubkotasalatiga, dari pemilik IG @Sahonoe misalnya menulis “Jalan belakang pasaraya juga harus di rapikan”

Komentar lain muncul dari @Karepmundoy “Min tolong min, di jalan Monginsidi sering orang lawan arah membahayakan. Lalu pemotor juga sering menerobos lampu merah penjara dari arah kodim langsung belok kiri ke jalan Monginsidi hampir bikin celaka yang dapat lampu hijau dari arah penjara ke Monginsidi min”.

Komentar lain @Humajid, “Bagus ini, soalnya yg di simpang 3 bethany itu banyak bngt yg sering putar balik di lampu merah padahal rambu2nya udh jelas ga boleh puter balik”.

Rata rata Nitijent mendukung jalan satu arah yang diinisiasi oleh Dishub kota Salatiga ini.

– Sri Satuti saat diwancarai Rasika FM
– Vidio Sosialisasi Perubahan arus Lalu Lintas di jalan Jendral Sudirman

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved