URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menurut Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi , menulis itu akan memberikan sebuah pencerahan tidak hanya untuk diri sendiri namun untuk orang lain. Kemauan untuk menulis harus terus didorong.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Agar Lebih Produktif, Guru Tidak Boleh Malas Untuk Menulis

Agar Lebih Produktif, Guru Tidak Boleh Malas Untuk Menulis

Agar Lebih Produktif, Guru Tidak Boleh Malas Untuk Menulis

Pj Walikota Salatiga saat isi materi penulisan dihadapan guru guru dikota Salatiga
featured-img

Dalam Membangun minat saat menulis sesuatu yang harus diperhatikan adalah soal kemauan dari penulis. Bukan lagi soal mood atau belum mood yang hilang untuk memulai menulis dan menghasilkan sebuah karya yang produktif.

Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi menegaskan jika Menulis bukan persoalan mudi atau belum ada mood, semata-mata adalah soal kemauan. Kemauan itu lebih mendahului daripada kemampuan, “kalau anda mau anda akan dimampukan, kalau anda mampu belum tentu anda mau. Maka rawatlah maumu agar kamu dimampukan.

Mulailah untuk menulis minimal mempunyai unsur SIABIDIBA (Siapa, Apa, Bilamana, Dimana dan Bagaimana) serta 5 W1H(What,Who,Where,When, Why, How),”kata Sinoeng saat memberikan arahan dalam kegiatan Salatiga Menulis di Aula Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Rabu(07/09/2022).

Menurutnya, menulis itu akan memberikan sebuah pencerahan tidak hanya untuk diri sendiri namun untuk orang lain. Kemauan untuk menulis harus terus didorong.

Apa yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan ini, Diakui sangat berperan dan memberikan manfaat yang sangat baik bagi para pengajar terutama guru di Salatiga untuk meningkatkan minat dalam menulis.

“Yang didorong dari Dinas Pendidikan ini adalah keberminatan untuk menulis, bukan hanya tentang membaca, namun menulis ini penting, karena menulis adalah bagian untuk berbagi. Sebuah tulisan bisa memberikan pencerahan, memberikan sebuah inovasi, memberikan sebuah stimulasi terhadap sebuah harapan. Para guru, para murid, para mentor akan mempunyai kemampuan, dimana bisa menjadikan sebuah opsi, untuk memotivasi siapapun untuk menulis,” tambahnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga, Nunuk Dartini mengatakan bahwa kegiatan Salatiga Menulis ini diikuti oleh puluhan guru. Pesertanya adalah guru-guru yang ada di Kota Salatiga dan siapapun yang berminat dalam menulis.

“Kegiatan ini dalam rangka untuk membangkitkan minat, keinginan dan menfasilitasi teman-teman yang hobi menulis. Memotivasi mereka untuk menulis. Tujuannya untuk memahami literasi, memberikan kesempatan, memberikan bekal agar terbiasa menulis yang baik sesuai dengan kaidah yang ada,”jelasnya.

BACA JUGA :

Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga