KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Aksi Bejat Kakek Perkosa Gadis Penyandang Disabilitas Tuna Wicara Asal Pati

Aksi Bejat Kakek Perkosa Gadis Penyandang Disabilitas Tuna Wicara Asal Pati

Aksi Bejat Kakek Perkosa Gadis Penyandang Disabilitas Tuna Wicara Asal Pati

Ilustrasi

SEMARANG – Aksi bejat kakek berinisial SWN (60) yang melakukan pemerkosaan terhadap seorang gadis penyandang disabilitas tuna wicara di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Iqbal Alqudussy menegaskan, kasus bejat ini sudah dilaporkan dan mendapatkan perhatian khusus dari pihak kepolisian.

“Polres Pati sudah menerima laporan, dan kasus ini menjadi prioritas kami untuk segera membuat terang perkara,” kata Iqbal kepada wartawan Rabu (12/1/2022).

Sementara itu, tokoh pemuda sekaligus pendamping korban, Nur Khamim mengatakan, aksi cabul pelaku telah dilakukan berkali-kali hingga korban sudah mengandung selama 6 bulan.

“Saya kurang tahu aksinya sudah dari kapan tapi yang jelas korban saat ini sudah hamil 6 bulan,” paparnya.

Ia menjelaskan, pemerkosaan itu biasa dilakukan pelaku saat kondisi sepi di taman kanak-kanak (TK) tempat korban mencari nafkah ketika bekerja sebagai petugas kebersihan.

“Menurut keterangan korban melalui budhenya (tante), (pemerkosaan) dilakukan di dapur sekolahan TK. (Pelaku) mencegat (korban), ditunggunya (korban) masuk sekolah. keterangan si ditarik, dibawa ke dapur. Pas belum ada orang sekitar jam 6 atau sekitar setengah 6,” bebernya.

Aksi bejat kakek cabul itu terbongkar saat orang tua korban mencurigai korban tidak mengalami fase menstruasi. Curiga korban menderita suatu penyakit, akhirnya keluarga memeriksakan korban ke puskesmas.

“Terus bilang sama pelapor terus curiga, ada tumor atau apa. Pas ke bidan positif hamil, kita mendampingi ke Puskesmas untuk tes kehamilan, dan menurut dokter Puskesmas sudah hamil 6 bulan. Kondisi ibu korban juga lumpuh,” imbuh dia.

Saat ini, pendamping bersama pihak keluarga korban telah melaporkan kasus pemerkosaan ini ke pihak kepolisian. Ia berharap pelaku dapat mendapatkan hukuman yang setimpal.

“Kami kemarin pendampingan pelaporan keluarga korban ke Polres Pati melalui unit PPA dan sudah di terima pelaporan kami. Kami harap pelaku dapat dihukum seberat beratnya,” imbuhnya.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]