URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sulistiyono, Komandan Piket Regu 3 dari Damkar Kota Salatiga, harus turun ke sumur sedalam 12 meter dengan diameter sekitar satu meter untuk menyelamatkan seekor kucing. Menurut Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Joko Widodo, kejadian ini berawal dari laporan warga, Dhea Adventri, pada Sabtu (29/6/2024) sekitar pukul 22.15 WIB, mengenai seekor kucing yang tercebur ke sumur di kos putri Jalan Cungkupsari No. 402B Sidorejo Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aksi Menegangkan Petugas Damkar Salatiga, Terjun ke Sumur demi Selamatkan Kucing.

Aksi Menegangkan Petugas Damkar Salatiga, Terjun ke Sumur demi Selamatkan Kucing.

Aksi Menegangkan Petugas Damkar Salatiga, Terjun ke Sumur demi Selamatkan Kucing.

Sulistiyono, Komandan Piket Regu 3 dari Damkar Kota Salatiga, harus turun ke sumur sedalam 12 meter dengan diameter sekitar satu meter untuk menyelamatkan seekor kucing. Menurut Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga, Joko Widodo, kejadian ini berawal dari laporan warga, Dhea Adventri, pada Sabtu (29/6/2024) sekitar pukul 22.15 WIB, mengenai seekor kucing yang tercebur ke sumur di kos putri Jalan Cungkupsari No. 402B Sidorejo Kota Salatiga.
Foto dok IST
Anggota Damkar Salatiga saat masuk ke sumur untuk menyelamatkan kucing yang tercebur.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Adalah Sulistiyono, Komandan piket regu 3 dari Damkar Kota Salatiga terpaksa harus masuk ke sumur sedalam 12 meter dengan diameter sekitar satu meter untuk menyelamatkan nyawa seekor kucing.

Seperti dikutip dari kompas.com, Kabid Damkar Satpol PP Kota Salatiga Joko Widodo mengatakan, kejadian bermula ketika ada laporan warga, Dhea Adventri pada Sabtu (29/6/2024) sekitar pukul 22.15 WIB.

“Disampaikan ada kucing tercebur sumur di kos putri Jalan Cungkupsari No. 402B Sidorejo Kota Salatiga,” jelasnya saat dihubungi, Minggu (30/6/2024).

Evakuasi berlangsung selama 40 menit Mendapat laporan tersebut, petugas langsung meluncur ke lokasi dengan membawa peralatan lengkap.

“Secara umum saat proses evakuasi tidak ada kendala, anggota juga sudah terlatih untuk turun ke sumur,” kata Joko. Dia mengungkapkan, proses evakuasi tersebut memakan waktu sekitar 40 menit dan kucing berhasil diselamatkan pukul 23.07 WIB.

“Saat berhasil masuk ke sumur dan di batas air, kucing langsung diraih dan dimasukkan tas untuk dibawa naik ke atas,” ujarnya. Joko mengatakan Pemadam Kebakaran tidak hanya bertugas memadamkan api tapi juga melakukan tugas lain yaitu penyelamatan.

“Damkar Salatiga selalu siaga 24 jam, jika ada kedaruratan di wilayah Kota Salatiga silakan menghubungi Damkar Kota Salatiga di 0888 3322 106, pelayanan kami bebas biaya,” pungkasnya.

BACA JUGA :

Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi