URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang belum lama ini berhasil menyelamatkan seekor kucing piaraan yang tercebur sumur dengan kedalaman 12 meter di kawasan Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Aksi Petugas Damkar Kabupaten Semarang Selamatkan Kucing Tercebur Sumur

Aksi Petugas Damkar Kabupaten Semarang Selamatkan Kucing Tercebur Sumur

Aksi Petugas Damkar Kabupaten Semarang Selamatkan Kucing Tercebur Sumur

Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang saat menyelamatkan seekor kucing yang tercebur sumur di wilayah Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, belum lama ini. (Foto/ dok. Satpol PP dan Damkar Kab. Semarang)
featured-img

UNGARAN – Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang belum lama ini berhasil menyelamatkan seekor kucing piaraan yang tercebur sumur dengan kedalaman 12 meter di kawasan Kelurahan Sidomulyo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Aksi penyelamatan itu merupakan salah satu cakupan kerja para personel damkar, meski tidak secara spesifik didata tersendiri, melainkan digabung dengan data tugas penanganan hewan lainnya.

Berdasarkan penuturan Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Alexander Gunawan, informasi tentang adanya kucing yang tercebur sumur itu diterima oleh layanan Quick Respon System (QRS) damkar posko Ungaran pada tanggal 28 Agustus 2022 sekira pukul 16.00 WIB. Kemudian petugas segera menuju lokasi pengaduan untuk melakukan tugas penyelamatan.

“Kami terjunkan 14 personel. Sebelum melakukan upaya penyelamatan, anggota mengecek kedalaman sumur terlebih dahulu,” ujarnya di Ungaran, Kamis (1/9/2022).

Setelah itu, petugas kemudian turun ke dalam sumur dilengkapi sarana keselamatan dan perlindungan diri. Tak butuh waktu lama, kucing berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.

“Jam 16.00 mendapatkan laporan, lalu meluncur ke TKP dan jam 17.15 sudah kembali lagi ke posko,” terangnya.

Menurut Alex, fenomena tingkat kepercayaan masyarakat yang cukup tinggi untuk mendapatkan pelayanan dari petugas damkar tidak lepas dari upaya memaksimalkan fungsi media sosial.

“Seluruh giat yang dilaksanakan kita ekspose di instagram, fb maupun twitter. Dengan demikian masyarakat jadi tahu bahwa tugas kita tidak hanya memadamkan kebakaran saja,” ucapnya.

Diakuinya, pelatihan keterampilan khusus bagi para personel memang belum ada. Akan tetapi, pihaknya memaksimalkan fungsi pembinaan anggota untuk melatih kemampuan terutama terkait rescue terhadap satwa, melepas cincin, teknik repling dan sebagainya. Sedangkan khusus bagi personel damkar, pihaknya telah mengajukan anggaran di APBD Perubahan pada tahun 2022 ini untuk keperluan sertifikasi agar tidak hanya berfungsi sebagai relawan semata.

“Harapan kami, apapapun keluhan masyarakat bisa direspon. Jika kami mampu ya kita laksanakan, kalau ada kendala akan kami koordinasikan,” imbuhnya.

Sementara Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang Anang Sukoco menjelaskan selain sebagai penegak perda, Satpol PP dan Damkar juga memiliki fungsi untuk menjaga ketentraman ketertiban masyarakat (trantibmas) dan perlindungan masyarakat (linmas).

“Nah tugas damkar di situ, termasuk operasi tangkap tawon, tangkap ular, penyelamatan kucing serta pembersihan oli yang tercecer,” ujarnya.

Saat ini jumlah personel Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang sebanyak 60 orang. Jumlah itu terbagi dalam empat posko, yakni Ungaran, Bringin, Ambarawa dan Tengaran.

“Kalau bicara cukup tentu belum, tapi bagaimana kita memaksimalkan fungsi anggota. Alhamdulillah sejauh ini setiap laporan masyarakat bisa tertangani dengan baik,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved