URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 14 pos yang terdiri dari pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) disiagakan oleh Polres Semarang untuk menghadapi arus mudik lebaran tahun ini. Hal itu untuk menunjang kelancaran kegiatan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Amankan Mudik, Polres Semarang Siapkan 14 Pospam dan Posyan

Amankan Mudik, Polres Semarang Siapkan 14 Pospam dan Posyan

Amankan Mudik, Polres Semarang Siapkan 14 Pospam dan Posyan

featured-img

UNGARAN – Sebanyak 14 pos yang terdiri dari pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) disiagakan oleh Polres Semarang untuk menghadapi arus mudik lebaran tahun ini. Hal itu untuk menunjang kelancaran kegiatan masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika menyampaikan seluruh personil telah siap mendukung kelancaran, keamanan dan keselamatan arus mudik dan balik lebaran.

“Pengamanan difokuskan di 10 titik sepanjang jalur arteri, sementara pelayanan ada di jalur tol yakni di rest area KM 429, rest area KM 456 A dan B, serta di simpang Bawen,” ujarnya usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2022 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Ungaran, Jumat (22/4/2022).

Dijelaskan Kapolres, sepuluh titik pospam itu berada di Pasar Bandarjo, Babadan, Karangjati, Projo, Suruh, Kembangsari, Bandungan, Kopeng, Sruwen dan Bedono.

“Personil yang kami terjunkan sejumlah 891 orang yang merupakan gabungan dari unsur Polri, TNI, Dishub, BPBD, Satpol PP dan Linmas. Mereka kami sebar ke seluruh pospam dan posyan,” jelasnya.

Berkaitan dengan titik rawan kemacetan yang perlu diwaspadai, lanjut Kapolres, berada di simpang Bawen. Sebab merupakan titik temu arus lalu lintas baik dari ruas tol maupun jalur arteri serta berdekatan dengan beberapa lokasi wisata.

“Antisipasinya seperti arahan dari pusat yakni one way, ganjil genap dan buka tutup jalur. Kemarin sudah kita simulasikan, mudah-mudahan dengan sinergitas bisa mendukung kelancaran arus mudik dan balik,” imbuhnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang kaitannya dengan vaksinasi. Bagi pemudik yang belum mendapatkan vaksinasi dosis lengkap maka akan dilayani di pospam.

“Jadi di pospam nanti juga akan stand by petugas dari Dinkes untuk memberikan layanan vaksinasi, baik dosis 2 dan booster,” tandasnya.

Senada dengan Kapolres, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi ekonomi keuangan dan industri daerah (ekuinda) kaitannya dengan persiapan menjelang perayaan Idul Fitri untuk memastikan keamanan stok bahan pangan dan kestabilan harga.

“Selain itu, seperti yang disampaikan Pak Kapolres kami juga terus menggenjot capaian vaksinasi untuk mendukung Operasi Ketupat Candi 2022,” kata dia.

Ditambahkan Ngesti, Kabupaten Semarang merupakan jalur lintasan para pemudik dari arah Jakarta yang menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, sehingga diperlukan perhatian ekstra untuk mengantisipasi melonjaknya volume kendaraan.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pengelola tempat wisata untuk menyiapkan langkah antisipasi. Mudah-mudahan dengan sinergitas yang baik, arus mudik dan balik nanti bisa aman dan lancar,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved