URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Musibah angin kencang melanda Kota Salatiga pada Kamis (26/12/2024) sore hingga malam, menyebabkan delapan pohon tumbang di berbagai lokasi, seperti di Kauman Kidul, Kelurahan Mangunsari, dan Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang menimpa rumah dan kendaraan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angin Kencang Landa Salatiga, 8 Pohon Besar Roboh

Angin Kencang Landa Salatiga, 8 Pohon Besar Roboh

Angin Kencang Landa Salatiga, 8 Pohon Besar Roboh

Musibah angin kencang melanda Kota Salatiga pada Kamis (26/12/2024) sore hingga malam, menyebabkan delapan pohon tumbang di berbagai lokasi, seperti di Kauman Kidul, Kelurahan Mangunsari, dan Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang menimpa rumah dan kendaraan.
Foto dok IST
Tim Bpbd Salatiga saat evakuasi pohon tumbang
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Musibah angin kencang yang melanda wilayah Kota Salatiga, pada Kamis (26/12/2024) sore hingga malam menyebabkan beberapa pohon tumbang terjadi di wilayah Kota Salatiga. BPBD Kota Salatiga mencatat dalam sehari ada 8 laporan penanganan pohon tumbang.

Kepala BPBD Kota Salatiga Roy Anjar menyebut, angin kencang yang terjadi sejak Kamis siang itu terjadi merata di wilayah Kota Salatiga.

Sehingga tim BPBD Kota Salatiga harus bekerja keras melayani laporan masyarakat, sebab pohon yang tumbang itu ada yang menghalangi jalan dan menimpa rumah dan kendaraan.

“Beberapa kejadian pohon tumbang menimpa atap rumah warga. Seperti yang terjadi di Kauman Kidul, Sidorejo menimpa atap rumah Juwardi dan Nasrun. Itu dua kejadian berbeda. Kemudian ada juga di Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti pohon tumbang menimpa rumah Samadi,” ungkap Roy Jumat (27/12/2024).

Selain menimpa rumah hunian, kata Roy, di beberapa titik pohon tumbang juga menimpa kendaraan. Diantaranya terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga pohon trembesi tumbang dan menimpa satu mobil dengan plat nomor H 1741 IC milik Komarudin.

“Pohon Trembesi tersebut tumbang disebabkan angin dengan intensitas kencang, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul17.20 WIB itu. Namun sempat membuat akses jalan tersebut tersendat,” kata Roy.

Selanjutnya, kejadian pohon tumbang pada Kamis petang juga menimpa kendaraan sepeda motor yang melintas di JLS Salatiga, tepatnya Dusun Ngemplak di RT001/RW002, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga.

“Pohon trembesi tersebut tumbang disebabkan oleh angin dengan intensitas kencang dan sudah lapuk serta usia yang sudah cukup lama. Kejadian itu menimpa satu unit sepeda motor. Korban berhasil selamat,” jelas Roy.

Oleh karena banyaknya laporan pohon tumbang itu, Roy mengimbau warga Salatiga untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas. Sebab saat ini potensi cuaca ekstrim sedang terjadi. Pihaknya juga meminta agar warga melakukan pemotongan pohon jika dirasa sudah membahayakan keselamatan

BACA JUGA :

Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved