URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Karhut Lereng Merbabu, Petugas Tingkatkan Patroli Kejantara

Antisipasi Karhut Lereng Merbabu, Petugas Tingkatkan Patroli Kejantara

Antisipasi Karhut Lereng Merbabu, Petugas Tingkatkan Patroli Kejantara

Ilustrasi Kebakaran Hutan. (Foto:/IST)
Ilustrasi Kebakaran Hutan. (Foto:/IST)
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan (karhut) di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, komunitas relawan terus mengonsolidasikan beberapa langkah. Salah satunya, adalah dengan menggalakkan patroli Kejantara.

Upaya itu menyusul hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) menjadi salah satu wilayah yang rentan terhadap terjadinya kebakaran, terutama pada saat musim kemarau berlangsung.

“Kami komponen relawan juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan yang dalam hal ini TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara,” ujar koordinator Relawan Pecinta Alam Pinoes Getasan, Suryo Sigit saat dikonfirmasi, Rabu (21/6/2023).

Selain patroli, berbagai peralatan untuk penanganan terhadap terjadinya karhut juga telah disiapkan. Di antaranya, bak penampungan air hujan berukuran 3×1,5 meter yang dapat dimanfaatkan untuk penanganan jika terjadi karhut.

“Bak tampung itu kami siapkan di petak Ngroto. Apabila terjadi kebakaran di lokasi tersebut tinggal disedot dan disemprotkan untuk pemadaman api,” ujarnya.

Selain upaya itu, pihaknya juga mengimbau kepada warga yang akan melakukan aktivitas di lereng gunung Merbabu agar mengurangi risiko terjadinya kebakaran hutan. Pun kepada pendaki yang hendak beraktivitas diminta untuk tidak membuat perapian dan berhati-hati dengan puntung rokok.

“Intinya, siapa pun yang akan beraktivitas di gunung Merbabu diminta untuk berkomitmen menjaga dan meminimalkan kegiatan yang dapat berisiko terhadap terjadinya kebakaran hutan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali 3
Belajar dari Keberhasilan Desa Wisata Penglipuran Bali