URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Letnan Jenderal TNI (Purn) Anto Mukti Putranto, Ketua Tim Pemenangan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin dalam Pilgub Jawa Tengah 2024, menegaskan bahwa tidak ada istilah "kandang banteng" di Jawa Tengah, dan fokus utamanya adalah memenangkan pasangan tersebut.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Anto Mukti Putranto Tegaskan Tidak Ada Istilah “kandang banteng” di Pilgub Jateng 2024

Anto Mukti Putranto Tegaskan Tidak Ada Istilah “kandang banteng” di Pilgub Jateng 2024

Anto Mukti Putranto Tegaskan Tidak Ada Istilah “kandang banteng” di Pilgub Jateng 2024

Foto dok ADE
Letnan Jenderal TNI (Purn) Anto Mukti Putranto, saat gembleng kader Partai Gerindra Salatiga, Minggu (15/9/2024) di Wisma Sinode.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Letnan Jenderal TNI (Purn) Anto Mukti Putranto, Ketua Tim Pemenangan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin dalam Pilgub Jawa Tengah 2024, menegaskan bahwa tidak ada istilah “kandang banteng” di Jawa Tengah. Fokus utama saat ini adalah memenangkan pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin di Pilgub Jateng.

“Saya tidak peduli dengan istilah kandang-kandangan begitu, intinya kita terus bergerak untuk memenangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin,” tegas Anto usai konsolidasi DPC Partai Gerindra Salatiga, Minggu (15/9/2024) di Wisma Sinode.

Anto menjelaskan bahwa ia sudah memahami karakter masyarakat Jawa Tengah dan memiliki strategi khusus untuk memenangkan Pilgub Jateng 2024. “Kita terus bergerak, dan ingat, loyalitas kita kepada presiden terpilih sangat jelas, perintahnya tegas: menangkan Luthfi-Yasin,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya loyalitas seluruh kader Partai Gerindra untuk memenangkan pasangan Luthfi-Yasin, khususnya di Salatiga. Di kota tersebut, mereka juga mendukung pasangan calon Wali Kota dr. Robby Hernawan dan calon Wakil Wali Kota Nina Agustin yang diusung Partai Gerindra. “Jangan main-main, program harus berjalan, loyalitas kita tegak lurus,” ujar Anto.

Ketua DPC Partai Gerindra Salatiga, Yuliyanto, menyatakan bahwa konsolidasi tersebut bertujuan untuk menyatukan langkah kader partai hingga tingkat ranting dan sayap partai. “Selain bergerak untuk memenangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin, kita juga mendukung dr. Robby Hernawan dan Nina Agustin,” tambahnya.

Menurut Yuliyanto, komunikasi dan konsolidasi internal maupun antarpartai berjalan lancar. Pasangan dr. Robby Hernawan-Nina Agustin juga aktif turun ke masyarakat dan mendapat sambutan baik. “Figur mereka diterima masyarakat dengan baik,” kata Yuliyanto.

Di sisi lain, calon Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menyampaikan bahwa meskipun dirinya tergolong baru di dunia politik, ia membawa harapan besar dari masyarakat Salatiga untuk kemajuan kota tersebut. “Kami terus melakukan sosialisasi, termasuk mengenalkan program-program unggulan yang disebut Beda: Bergerak, Energik, Dinamis, dan Adaptif. Dengan demikian, Salatiga akan semakin mandiri dan mendunia,” jelas Robby.

BACA JUGA :

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri
DPW PKS Jawa Tengah menargetkan 11 kursi DPR RI guna menembus tiga besar nasional pada Pemilu mendatang. Target ditegaskan dalam Bimtek pimpinan dan anggota legislatif PKS se-Jateng di Yogyakarta, Kamis (12/02/2026). Konsolidasi kader dan penguatan ideologi partai dilakukan untuk menghadapi berbagai kemungkinan sistem pemilu.
Partai Keadilan Sejahtera Jateng Dorong Kemandirian Kader, Targetkan Jadi Partai Papan Atas
Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Salatiga, Heru Prastyo, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri disampaikan kepada pimpinan partai dan DPRD di Salatiga pada 3 Februari 2026. Keputusan diambil karena alasan kesehatan, sehingga Heru fokus menjalani pengobatan, sementara PKS memproses PAW pengganti.
Alasan Fokus Pengobatan, Heru Prastyo PKS Mundur dari Anggota DPRD Kota Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah