RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Apel HUT Ke-25 Baznas, Pemkot Salatiga Berikan Award dan Program Baru

Apel HUT Ke-25 Baznas, Pemkot Salatiga Berikan Award dan Program Baru

Apel HUT Ke-25 Baznas, Pemkot Salatiga Berikan Award dan Program Baru

Pemkot Salatiga mengapresiasi kinerja Baznas sebagai mitra strategis pengentasan kemiskinan. Apresiasi disampaikan Wakil Wali Kota Nina Agustin di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (26/1/2026). Baznas dinilai profesional dan transparan, dengan pertumbuhan ZIS tinggi dan distribusi merata melalui peluncuran program ZMART, BMM, dan pelatihan salon untuk kemandirian ekonomi warga.
Foto dok IST
Wawali Salatiga Nina Agustin didampingi Sekda Muthoin dan Ketua Baznas Salatiga Ari H Iswanto saat peluncuran Program Baru Baznas Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemkot Salatiga mengapresiasi kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Salatiga, yang konsisten melayani umat.

Termasuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Salatiga.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, saat memimpin Apel Luar Biasa Hari Ulang Tahun Ke-25 Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (26/1).

”Selama seperempat abad berkiprah, Baznas telah menjalankan amanah pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah, secara profesional dan transparan. Kinerja positif ini tercermin dari data pengelolaan zakat infaq dan sedekah (ZIS) yang menunjukkan tren pertumbuhan sangat baik, di mana realisasi penerimaan selama enam tahun terakhir naik rata-rata empat puluh satu persen per tahun,” kata Wawali.

Menurut Wawali, kinerja baik Baznas dan pertumbuhan pengelolaan ZIS itu, diikuti dengan peningkatan distribusi yang merata.

Bahkan, kepercayaan masyarakat semakin menguat, ditandai dengan lonjakan signifikan penerimaan bulanan ZIS.
Pada kesempatan itu, Wawali me-launching program strategis baru Baznas Kota Salatiga, yakni Program ZMART (renovasi toko), Program Baznas Microfinance Masjid (BMM), dan Program Pelatihan Salon Wanita.

Program itu menunjukkan bahwa pemanfaatan ZIS yang dikelola Baznas Kota Salatiga, semakin produktif dan menyasar langsung pada kemandirian ekonomi masyarakat bawah.

Dilaporkan, ada 40 warung kelontong mendapat Program ZMART dengan total Rp 320 juta.

Lalu ada 100 mustahik (warga penerima) dari Masjid Sabilal Muttaqien (Kelurahan Tingkir Lor) dan Masjid As Salam Sugihwaras (Kelurahan Randuacir) yang mendapat Program BMM tahap ke-1 dengan total Rp 300 juta.

Kemudian ada 20 mustahik peserta pelatihan salon wanita mendapat bantuan dengan total Rp 20 juta (lewat PKK Salatiga)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157