KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Apel Perdana Pasca Cuti Lebaran, Bupati Semarang: Yang Tidak Hadir, Catat dan Laporkan!

Apel Perdana Pasca Cuti Lebaran, Bupati Semarang: Yang Tidak Hadir, Catat dan Laporkan!

Apel Perdana Pasca Cuti Lebaran, Bupati Semarang: Yang Tidak Hadir, Catat dan Laporkan!

Bupati Semarang Ngesti Nugraha bersama Wakil Bupati Nur Arifah menggelar halal bihalal bersama pegawai di lingkungan Pemkab Semarang di halaman Kantor Setda Kabupaten Semarang, Selasa (8/4/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemerintah Kabupaten Semarang menggelar apel perdana setelah cuti Lebaran yang cukup panjang di halaman Kantor Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (8/4/2025). Dalam apel tersebut, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras selama arus mudik dan balik.

Ngesti yang hadir bersama Wakil Bupati Nur Arifah mengawali kegiatan dengan halal bihalal dan meminta maaf kepada seluruh pihak yang hadir, khususnya para petugas yang tetap bekerja di lapangan, bahkan saat seharusnya cuti. Mereka telah bekerja keras membantu kelancaran arus mudik dan balik, termasuk membantu kepolisian serta seluruh stakeholder terkait.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik yang bekerja hingga malam hari, maupun yang tetap berjuang melayani masyarakat di tengah arus mudik dan balik,” ujar Ngesti.

Dalam kesempatan tersebut, Ngesti mengingatkan agar setelah cuti panjang Lebaran, seluruh aparatur pemerintah bekerja lebih keras dan disiplin dalam melayani masyarakat sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami juga telah meminta kepada Sekda dan Kepala BKPSDM untuk melaporkan absensi seluruh kepala OPD, termasuk alasan ketidakhadiran bagi yang tidak hadir,” tambahnya.

Ngesti juga menyampaikan bahwa tim pemerintah daerah telah sigap merespons berbagai bencana yang terjadi selama masa mudik, seperti tanah longsor, rumah roboh, dan kebakaran. Tim langsung turun ke lapangan untuk memberikan bantuan.

Ngesti menyampaikan ucapan terima kasih yang khusus kepada Kapolres Semarang, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD, Diskominfo, Satpol PP, dan seluruh pihak yang terlibat dalam memberikan pelayanan kepada pemudik yang melintas di Kabupaten Semarang, baik saat arus mudik maupun arus balik.

Selain itu, Ngesti menginformasikan bahwa pemerintah daerah juga telah menyiapkan dua bus untuk membantu pemudik yang hendak kembali ke Jakarta.

“Insyaallah, besok tanggal 9 April 2025, kita akan melepas bus bersama Forkopimda di Terminal Tipe A Bawen,” pungkasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]