URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasamarga Semarang Batang menggelar Apel Terpadu Siaga Operasional di Plaza Tol Kalikangkung, Semarang, Rabu (17/12/2025). Apel diikuti jajaran operasional sebagai kesiapan pengamanan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, guna memastikan pelayanan dan arus lalu lintas Tol Semarang–Batang tetap aman dan lancar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Digelar di Ruas Tol Semarang–Batang

Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Digelar di Ruas Tol Semarang–Batang

Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Digelar di Ruas Tol Semarang–Batang

Daru Satrio, Direktur Teknik & Operasi PT. JSB
featured-img

Semarang, (17/12/2025) – PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) menggelar Apel Terpadu Siaga Operasional dalam rangka pengamanan dan pelayanan arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kantor PT JSB, Plaza Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Kota Semarang, Rabu (17/12).

Apel terpadu ini menjadi penanda dimulainya masa siaga operasional jalan tol Semarang–Batang, sekaligus memastikan kesiapan seluruh personel, sarana, dan prasarana pendukung dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jalan selama periode libur akhir tahun.

Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Semarang Batang, Daru Satrio, usai memimpin apel kesiapan mewakili Direktur Utama menyampaikan bahwa seluruh jajaran operasional telah disiapkan untuk siaga penuh selama masa Natal dan Tahun Baru.

“Melalui apel terpadu ini, kami memastikan seluruh personel, peralatan, serta sistem operasional berada dalam kondisi siap. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan pengguna jalan tol Semarang–Batang selama libur Nataru berjalan aman, lancar, dan nyaman,” ujar Daru Satrio.

Ia menambahkan, PT JSB telah menyelesaikan berbagai pekerjaan pemeliharaan jalan sejak beberapa bulan sebelumnya sebagai bagian dari persiapan menghadapi peningkatan volume lalu lintas.

“Pekerjaan perbaikan jalan yang bersifat masif telah kami lakukan sejak Agustus hingga Oktober. Saat ini seluruh pekerjaan konstruksi di ruang manfaat jalan telah dihentikan, sehingga tidak ada penyempitan atau gangguan lalu lintas selama periode libur,” jelasnya.

Selama periode siaga Natal dan Tahun Baru, PT JSB menyiagakan personel operasional selama 24 jam, melakukan pemantauan lalu lintas secara intensif, serta memastikan kesiapan layanan transaksi, armada layanan jalan tol, dan fasilitas pendukung lainnya. Apabila ditemukan kerusakan jalan akibat faktor cuaca, perbaikan akan dilakukan menggunakan metode tambal cepat mantap (TCM) agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Jajaran operasional dusiagakan penuh 24 jam selama libur Natal dan Tahun baru 2026

Selain itu, Daru Satrio juga mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mengatur kecepatan terutama saat hujan, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.

Melalui Apel Terpadu Siaga Operasional ini, PT Jasamarga Semarang Batang menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas dan pelayanan jalan tol Semarang–Batang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Informasi jalan tol hubungi 14080 atau gunakan Aplikasi Travoy

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon