URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang dan Pemkab Semarang memfasilitasi balik gratis bagi masyarakat Kabupaten Semarang yang hendak kembali ke Jakarta pada arus balik Idulfitri 1444 Hijriah. Pemberangkatan dilakukan pada Jumat (28/4/2023) dari Terminal Tipe A Bawen dengan bantuan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Kodim 0714/Salatiga, dan pihak Terminal Bawen. Sebanyak 95 penumpang warga Kabupaten Semarang dari berbagai kecamatan diberangkatkan menggunakan 2 unit bus hingga ke terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Arus Balik Lebaran, Pemudik Asal Kabupaten Semarang Diantar Kembali ke Jakarta

Arus Balik Lebaran, Pemudik Asal Kabupaten Semarang Diantar Kembali ke Jakarta

Arus Balik Lebaran, Pemudik Asal Kabupaten Semarang Diantar Kembali ke Jakarta

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyalami pemudik yang hendak balik ke Jakarta menggunakan fasilitas bus gratis, Jumat (28/4/2023). (

Foto/ dok. Humas Polres Semarang)

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyalami pemudik yang hendak balik ke Jakarta menggunakan fasilitas bus gratis, Jumat (28/4/2023). (
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Demi memberikan kenyamanan kepada masyarakat Kabupaten Semarang yang hendak kembali ke Jakarta pada arus balik Idulfitri 1444 Hijriah, Polres Semarang bersama Pemkab Semarang memfasilitasi balik gratis pada Jumat (28/4/2023).

Mengambil titik keberangkatan di Terminal Tipe A Bawen, jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, Kodim 0714/Salatiga dan pihak Terminal Bawen melepas keberangkatan pemudik tersebut kembali ke perantauan.

“Hari ini sesuai petunjuk Kapolri, kami bersama dengan Pemkab Semarang dan Kodim 0714/Salatiga, melaksanakan pemberangkatan pemudik kembali ke Jakarta,” ujar Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra.

Dijelaskan Kapolres, penumpang yang diberangkatkan kali ini merupakan warga Kabupaten Semarang dari berbagai kecamatan. Untuk keperluan itu, pihaknya menyiapkan 2 unit bus yang akan membawa rombongan hingga ke terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur.

“Total ada 95 penumpang yang dibagi dalam 2 bus. Harapan kami perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan,” terangnya.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Semarang, Terminal Tipe A Bawen dan Kodim 0714/Salatiga atas bantuan dan kerjasama yang telah terjalin sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar.

“Semoga para penumpang mendapatkan manfaat serta dapat kembali beraktifitas di Jakarta dengan nyaman,” harapnya.

Sementara itu salah seorang pemudik asal Kecamatan Suruh, Ana (48) mengaku merasa terbantu dengan adanya fasilitas balik gratis ini.

“Saya ucapkan beribu-ribu terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Bahkan saking antusiasnya, ada banyak orang yang mendaftar minta berangkat lain hari, tapi tidak bisa karena memang berangkatnya hari ini,” katanya. (win)

BACA JUGA :

Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Tim gabungan kepolisian mengamankan dua terduga pelaku kasus dugaan perampokan yang menewaskan pemilik konter Royal Phone, Chandra Waskito, di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Penangkapan dilakukan di Kota Semarang dan Kabupaten Semarang pada Jumat (7/8/2026), kurang dari 48 jam setelah kejadian, setelah polisi mengembangkan penyelidikan dengan melibatkan Polda Jawa Tengah, Polres Semarang, dan Polres Grobogan untuk mengungkap peran serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Misteri Perampokan Royal Phone Ambarawa Terkuak, Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban