URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
AS pelaku pembunuhan terhadap Sumiyati (41) seorang penjual kopi dikawasan wisata Umbul Senjo, dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Salatiga. Pelaku sudah lama masuk daftar pencarian orang (DPO).

Mbak Google

KABAR RASIKA

AS Warga Ledok, Pelaku Pembunuhan Penjual Kopi di Senjoyo Tertangkap

AS Warga Ledok, Pelaku Pembunuhan Penjual Kopi di Senjoyo Tertangkap

AS Warga Ledok, Pelaku Pembunuhan Penjual Kopi di Senjoyo Tertangkap

AS pelaku pembunuhan terhadap Sumiyati (41) seorang penjual kopi dikawasan wisata Umbul Senjo, dibekuk jajaran Sat Reskrim Polres Salatiga. Pelaku sudah lama masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana, saat ditemui rasikafm.com, Minggu (19/6/2022) siang mengatakan dengan adanya kejadian di wilayah Kabupaten Semarang, terkait pembunuhan di wisata Umbul Senjoyo pada 10 Juni 2022, Polres Salatiga berkoordinasi dengan Polres Semarang, terkait DPO berinisial AS.[irp posts=”38339″ name=”Penjual Kopi di Senjoyo Meninggal Dunia Dengan Kondisi Bersimbah Darah”]

“Tadi sekitar pukul 9.30 wib orang yang dimasukkan daftar pencarian orang dapat kita amankan berkat kerjasama antara Satreskrim Polres Salatiga dengan Polres Semarang,”katanya.

Untuk tersangka sudah kita amankan, kemudian koordinasi yang selanjutnya kita limpahkan ke Polres Semarang.

Sementara Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Nanung Nugroho Indaryanto menambahkan, pelaku terpantau tanpa sengaja, minggu pagi saat Polres mengadakan jalan sehat dan sepeda santai dalam rangka HUT Bhayangkara.

“Sampai di Kemuning, anggota ada yang melihat AS yang masuk dalam DPO. Kemudian dikuntit untuk identifikasi. Setelah dipastikan, kami kemudian menangkapnya,” tutur Nanung kepada wartawan.

Kapolres Salatiga AKBP Indra Mardiana saat diwawacarai Rasika

Selanjutnya pelaku digelandang ke Mapolres Salatiga.” saat ini Pelaku Sudah dibawa ke Mapolres Semarang,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dihimpun, jajaran Resmob Polres Salatiga menangkap seorang pria berinisial AS (60) warga Ledok Kecamatan Argomulyo.

AS diduga menjadi pelaku penusukan Sumiyati, penjual kopi di kawasan wisata Senjoyo. Pelaku ditangkap di rumahnya.

Diberitakan sebelumnya Sumiyati (40), warga Dusun Manggisan RT 13 RW 4, Tegalwaton, Tengaran, pemilik warung di kawasan wisata Senjoyo Desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran ditemukan tewas bersimbah darah.

Korban ditemukan oleh suaminya bernama Zudhi, 50, di warung miliknya, sholat Jumat (10/6) sekitar pukul 12.30 WIB.

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved