URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dwi Ratnani (63), seorang pensiunan guru, menjadi korban penjambretan di dekat rumahnya di kawasan Kembangarum, Sidomukti, Salatiga, pada Kamis (18/10/2024) pagi. Kejadian ini berlangsung ketika Dwi sedang berjalan santai sambil menggendong cucunya di area lapangan bola Kembangarum.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Asik Gendong Cucu, Mantan Guru jadi Korban Penjambretan

Asik Gendong Cucu, Mantan Guru jadi Korban Penjambretan

Asik Gendong Cucu, Mantan Guru jadi Korban Penjambretan

Ilustrasi
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Nasip malang menimpa Dwi Ratnani (63), seorang pensiunan guru. Dirinya menjadi korban penjambretan di dekat rumahnya kawasan Kembangarum, Sidomukti, Salatiga, pada Kamis (18/10/2024) pagi. Akibat kejadian ini, Dwi kehilangan kalung emas seberat 10 gram yang dikenakannya.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Dwi sedang berjalan santai sambil menggendong cucunya yang masih balita di area lapangan bola Kembangarum. Ketika ia sampai di perempatan yang mengarah ke Banjaran, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio mendekatinya.

Menurut keterangan Yunano Prabowo (33), menantu korban, pria tak dikenal tersebut awalnya pura-pura bertanya alamat. Namun, secara tiba-tiba, ia menarik kalung yang dikenakan Dwi.

“Pria itu awalnya bertanya alamat, tiba-tiba kalung yang di leher ibu mertua saya ditarik. Untungnya ibu saya tidak mengalami luka serius dan pada saat itu kondisi jalan tidak begitu ramai,” jelas Yunano saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (18/10/2024) pagi.

Yunano juga menambahkan, setelah kejadian, ibunya langsung kembali ke rumah dan menghubunginya dalam kondisi syok.

“Saat itu tidak ada orang di rumah, ibu menghubungi saya karena kondisinya syok,” imbuhnya.

Meski kehilangan barang berharga, keluarga korban belum berencana untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

“Belum ada rencana untuk melapor, tapi kami berharap pihak kepolisian bisa meningkatkan patroli di wilayah Kembangarum ini, yang selama ini dikenal sebagai kawasan yang aman,” kata Yunano

BACA JUGA :

Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Daihatsu Xenia bernopol D 1712 DW terbakar sekitar 100 meter setelah mengisi BBM di SPBU Kampung Kali, Jalan Mayjen Sutoyo, Semarang, Senin (17/8/2026) malam. Pertamina menyebut pengemudi diketahui merokok sebelum kendaraan terbakar, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil pemeriksaan forensik dan keterangan resmi kepolisian.
Mobil Xenia Terbakar 100 Meter dari SPBU, Pertamina Soroti Empat Galon BBM
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum