KAWAN PEMANDU JALAN

BPS Catat Jumlah Kunjungan Wisatawan Selama 2023

Perkembangan sektor pariwisata di Indonesia mengalami penurunan signifikan menjelang pergantian Tahun 2023, demikian hasil rilis statistik Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 2 Januari 2024. Menurut Kepala BPS Pusat, Amalia A. Widyasari, terjadi penurunan kunjungan wisatawan, terutama mancanegara, sebesar 62,4 persen selama bulan November 2023 dengan total jumlah mencapai 917.410 kunjungan.

Perkembangan sektor pariwisata di Indonesia mengalami penurunan signifikan menjelang pergantian Tahun 2023, demikian hasil rilis statistik Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 2 Januari 2024. Menurut Kepala BPS Pusat, Amalia A. Widyasari, terjadi penurunan kunjungan wisatawan, terutama mancanegara, sebesar 62,4 persen selama bulan November 2023 dengan total jumlah mencapai 917.410 kunjungan.

Meriah, Open House Warga Dusun Tugu Sambut Tahun Baru

Ratusan warga di Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menjalankan tradisi open house atau silaturahmi yang unik setiap tanggal 1 Januari, serupa dengan tradisi lebaran. Praktik ini telah berlangsung di desa tersebut selama puluhan tahun, dengan warga secara bergantian berkunjung ke rumah-rumah tetangga.

Ratusan warga di Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menjalankan tradisi open house atau silaturahmi yang unik setiap tanggal 1 Januari, serupa dengan tradisi lebaran. Praktik ini telah berlangsung di desa tersebut selama puluhan tahun, dengan warga secara bergantian berkunjung ke rumah-rumah tetangga.

Pemkot Salatiga Prioritaskan Pembangunan Tahun 2024

Memasuki awal tahun 2024, Pemerintah Kota Salatiga diharapkan untuk terus bekerja lebih baik lagi, agresif, akuntabel dan lebih gembira. Hal ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani bersama jajaran forkopimda Kota Salatiga dalam acara Sarasehan Awal Tahun 2024 yang dilaksanakan di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga, Selasa (02/01/2024).

Keramaian Sambut Tahun Baru di Salatiga Terlihat Sepi. Apa Penyebabnya?

Malam pergantian tahun baru di Salatiga tahun ini mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Hotel Wahid Salatiga, yang biasa menjadi tuan rumah pesta kembang api, memutuskan untuk absen, mengecewakan banyak warga yang mengidentikkan tahun baru dengan perayaan kembang api. Hal ini menyebabkan pusat keramaian di Salatiga terpecah, tidak lagi terkonsentrasi di Jalan Jenderal Sudirman. GM Hotel Wahid, Emawati, membenarkan keputusan tersebut, menjelaskan bahwa tahun ini manajemen memilih untuk berhemat.

Malam pergantian tahun baru di Salatiga tahun ini mengalami perubahan dari tahun-tahun sebelumnya. Hotel Wahid Salatiga, yang biasa menjadi tuan rumah pesta kembang api, memutuskan untuk absen, mengecewakan banyak warga yang mengidentikkan tahun baru dengan perayaan kembang api. Hal ini menyebabkan pusat keramaian di Salatiga terpecah, tidak lagi terkonsentrasi di Jalan Jenderal Sudirman. GM Hotel Wahid, Emawati, membenarkan keputusan tersebut, menjelaskan bahwa tahun ini manajemen memilih untuk berhemat.

Jaringan 9 Naga Diamankan Polres Salatiga, Mereka Terlibat Apa?

Polres Salatiga mengungkap sindikat pembuatan uang palsu di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya. Operasi ini berbuah penangkapan tiga tersangka, sementara uang palsu sejumlah Rp.185.700.000 telah berhasil disita. Kapolres Salatiga, AKBP Aryuni Novitasari, menjelaskan bahwa jaringan uang palsu terbongkar setelah penangkapan pengedar dan admin grup penjualan uang palsu.

27 Orang Meninggal Dunia di Salatiga tahun 2023 Akibat Laka. Kerugian Lebih dari Setengah Milyar

Terjadi kecelakaan yang diduga disebabkan oleh rem blong di perempatan Kumpulrejo (27/11) . Truk pengangkut Sosis asal jogya tujuan Demak terguling dan menabrak sepeda motor sebelum berhenti. Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Salatiga, kecelakaan terjadi karena Truck Hino No.Pol : B-9722-CXS mengalami kegagalan fungsi rem saat melaju dari arah Kopeng.

Selama tahun 2023, tercatat bahwa 27 orang telah kehilangan nyawa, 2 orang mengalami luka berat, dan 351 orang lainnya mengalami luka ringan sebagai korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Satlantas Polres Salatiga mengungkapkan bahwa dari total 288 kejadian laka sepanjang tahun tersebut, bulan September menjadi bulan dengan kasus terbanyak, mencapai 34 kejadian, menyebabkan 2 korban meninggal dunia dan 38 orang lainnya luka ringan, dengan kerugian mencapai 21 juta rupiah.