URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pembukaan Pekan Special Olympics Nasional (PeSOnas) 2022 di Holy Stadium, Kota Semarang, Senin (4/7/2022) malam, mampu membakar semangat para atlet disabilitas yang hadir. Semangat mereka terlihat membara ketika Ganjar menyambut dan memberikan motivasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bakar Semangat Atlet PeSOnas 2022, Ganjar: Mereka Memang Bintang

Bakar Semangat Atlet PeSOnas 2022, Ganjar: Mereka Memang Bintang

Bakar Semangat Atlet PeSOnas 2022, Ganjar: Mereka Memang Bintang

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat pembukaan Pekan Special Olympics Nasional (PeSOnas) 2022 di Holy Stadium, Kota Semarang, Senin (4/7/2022)
featured-img

SEMARANG – Kehadiran Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam pembukaan Pekan Special Olympics Nasional (PeSOnas) 2022 di Holy Stadium, Kota Semarang, Senin (4/7/2022) malam, mampu membakar semangat para atlet disabilitas yang hadir. Semangat mereka terlihat membara ketika Ganjar menyambut dan memberikan motivasi.

Ganjar yang hadir didampingi istri, Siti Atikoh, langsung mendapat sambutan luar biasa dari seisi Holy Stadium. Mereka merupakan perwakilan kontingen provinsi peserta PeSOnas 2022. Suasana semakin riuh saat Ganjar naik ke atas panggung untuk menyapa dan memberikan sambutan.

“Terima kasih untuk semua yang telah hadir. Saya berharap betul besok bertandingnya sportif. Yang kalah tidak boleh menangis, yang menang tidak boleh jumawa karena kita bersaudara. Setuju?” kata Ganjar yang disambut dengan teriakan setuju dari para atlet peserta PeSOnas.

Ganjar kemudian menceritakan pengalamannya melihat aksi atlet disabilitas di Dubai. Menurutnya itu pengalaman luar biasa dengan prestasi atlet yang juga luar biasa. Maka tidak keliru ketika slogan “Aku Bintangnya” menjadi tagline.

“Anak-anak ini top, luar biasa. Dari yang ikut (PeSOnas) ini ternyata banyak yang pernah dapat emas. Kalau kita katakan mereka bintangnya maka itu benar adanya. Bagi saya dan siapa pun yang tidak pernah dapat emas atau mengikuti pertandingan olahraga di luar negeri, hari ini kita akan belajar dari mereka yang penuh sportifitas, integritas, dan semangat,” ujar Ganjar yang juga didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengapresiasi kesiapan Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah PeSOnas 2022 atau yang pertama kalinya itu. Ia mengaku sangat bangga dengan Jawa Tengah yang memiliki perhatian kepada atlet disabilitas.

“Seandainya pemerintah daerah di seluruh Indonesia punya perhatian sama terhadap atlet difabel atau disabilitas, maka olahraga paralimpic kita akan bangkit dan tumbuh. Sekali lagi terima kasih untuk Pak Ganjar dan Jawa Tengah,” katanya.

Amali menjelaskan pemerintah memberikan dukungan dan dorongan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan yang melibatkan atlet-atlet yang tergabung dalam SOIna. Ini hal yang positif, selain untuk kebugaran dan kesehatan, juga membangkitkan rasa percaya diri para atlet karena tidak dibedakan dengan atlet lainnya atau non-difabel.

“Kami menargetkan pada tahun 2045 nanti, Indonesia masuk lima besar peringkat dunia. Baik untuk atlet difabel maupun non-difabel. Ini bentuk keseriusan dan dukungan dari Presiden Joko Widodo, kami juga menyetarakan apresiasi atlet difabel dengan non-difabel,” ungkapnya.

BACA JUGA :

Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga