KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bangkai Kambing Dibuang di Sungai Serang, Polisi Dapatkan Petunjuk Penting

Bangkai Kambing Dibuang di Sungai Serang, Polisi Dapatkan Petunjuk Penting

Bangkai Kambing Dibuang di Sungai Serang, Polisi Dapatkan Petunjuk Penting

UNGARAN – Penemuan bangkai kambing di Sungai Serang, Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang perlahan menemui titik terang. Aparat kepolisian menemukan beberapa petunjuk penting dalam proses penyelidikan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Semarang.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika dalam keterangannya menyampaikan pihaknya telah meminta keterangan dari satu orang yang diduga ikut membantu membuang bangkai kambing tersebut ke sungai.[irp posts=”38731″ name=”Bangkai Kambing di Sungai Serang Bertambah Jadi 97 Ekor, Semuanya Positif PMK”]

“Alhamdulillah ada beberapa progres positif. Kami gerak cepat dan satu orang warga Tengaran telah kami periksa,” ujarnya saat dikonfirmasi di Mapolres Semarang, Rabu (22/6/2022).

Dijelaskan Yovan dari keterangan awal saksi yang telah diperiksa, pihaknya sudah mengantongi identitas dua orang yang lain.

“Informasi yang kami dapatkan, dua orang ini minta tolong kepada sebuah jasa ekspedisi yang biasa mengangkut ternak dari Sumatera menggunakan 2 unit truk,”

“Berhubung yang diangkut ini sudah menjadi bangkai, mereka meminta kepada rekannya yang ada di Tengaran untuk membantu membuang dengan imbalan Rp100 ribu. Ternyata dibuang di Sungai Serang,” kata Yovan.

Pihaknya masih terus mendalami kasus ini untuk mengungkap motif serta dari mana bangkai kambing itu berasal.

“Kita juga akan datangkan saksi ahli untuk menggali lebih dalam. Mohon diberi waktu, insyaAllah kasus ini segera terungkap,” sambungnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 97 bangkai kambing ditemukan mengambang di aliran Sungai Serang, Selasa (21/6/2022). Bangkai-bangkai tersebut ditemukan oleh warga saat melintas di atas jembatan Sungai Serang dan hendak beraktivitas di pagi hari.

Gugus Tugas PMK Kecamatan Susukan yang melakukan pengecekan menyatakan bangkai kambing tersebut positif terjangkit PMK karena terdapat luka pada mulut serta kuku yang terkelupas. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]