RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Banjir Terjang Gedanganak, Aspal Jalan Sico Terkelupas dan Rusak Parah

Banjir Terjang Gedanganak, Aspal Jalan Sico Terkelupas dan Rusak Parah

Banjir Terjang Gedanganak, Aspal Jalan Sico Terkelupas dan Rusak Parah

UNGARAN – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan Ungaran dan sekitarnya pada Selasa (25/1/2022) sore hingga malam membuat beberapa wilayah tergenang air. Salah satunya adalah Kelurahan Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Di titik ruas jalan Sico, saluran air yang berada persis di pinggir jalan tak mampu menampung debit air hujan yang mengalir. Akibatnya air melimpas dengan arus yang cukup deras hingga menggenangi ruas jalan.

Kapolsek Ungaran Kompol Gunawan Wibisono yang melakukan pengecekan langsung ke lokasi mengatakan gerusan air hujan yang melimpas ke ruas jalan Sico menyebabkan aspal terkelupas.

“Banjir terjadi antara pukul 18.00 hingga 20.00. Korban jiwa nihil akan tetapi kerusakan yang ditimbulkan berupa aspal jalan terkelupas dan talud sungai di sisi jalan longsor,” katanya.

Untuk langkah pengamanan, pihaknya bersama warga dibantu relawan melakukan upaya penutupan ruas jalan sehingga warga ataupun pengguna jalan untuk sementara dilarang melintas.

“Mengingat kerusakan jalan cukup parah, banyak lubang berukuran besar dalam sehingga sementara dilakukan penutupan. Kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Semarang dan instansi terkait untuk penanganannya,” imbuhnya.

Sementara berdasarkan informasi dari Relawan SAR Bumi Serasi, wilayah Gebugan, Bergas juga terjadi bencana longsor pada Selasa (25/1/2022) petang. Pondasi rumah setinggi 1,5 meter milik Safari di RT 07 RW 01 Dusun Krajan ambrol dan menimpa rumah Sumardi. Akibatnya terjadi kerusakan bangunan rumah yakni ruang shalat dengan material longsoran setebal 20 cm ikut masuk ke dalam rumah.

Setelah dilakukan pendataan dan assesment, tim BPBD Kabupaten Semarang bersama relawan gabungan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pembersihan material longsoran. (win)

BACA JUGA :

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus penemuan jasad bayi perempuan di kebun kosong Dusun Kropoh, Desa Duren, Bandungan, Kamis (3/9/2026). Polisi menetapkan WAP (18) sebagai tersangka dan VA (17) sebagai pelaku anak. Bayi tersebut diduga hasil hubungan keduanya dan dikuburkan setelah lahir secara mandiri karena kehamilan disembunyikan.
Polisi Tetapkan Dua Sejoli sebagai Tersangka Pembuangan Bayi di Bandungan
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157