KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bawaslu Kabupaten Semarang Bakal Awasi Konten Medsos di Masa Tenang

Bawaslu Kabupaten Semarang Bakal Awasi Konten Medsos di Masa Tenang

Bawaslu Kabupaten Semarang Bakal Awasi Konten Medsos di Masa Tenang

Foto: Dok

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Semarang telah menyiapkan tim untuk melakukan patroli siber guna mengawasi konten media sosial (medsos) pada masa tenang Pemilu 2024, terhitung mulai 11-13 Februari 2024. Sebab, dalam masa itu segala jenis kampanye, baik di lapangan maupun dunia maya menjadi salah satu poin pelanggaran.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Bawaslu Kabupaten Semarang, Nurkus Budiyantomo mengatakan, parpol peserta pemilu memiliki 20 akun media sosial yang telah didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“20 akun tersebut merupakan batasan maksimal pada setiap media sosial misalnya Instagram, Facebook, Tiktok dan lain sebagainya yang bisa dipakai berkampanye secara daring,” kata Nurkus, Jumat (9/2/2024).

Nurkus menegaskan bahwa patroli di dunia maya perlu dilakukan pada masa tenang di mana peserta pemilu tidak boleh berkampanye. Jika melanggar, maka tim siber yang berpatroli akan mengkaji, apakah itu akun resmi atau akun ‘liar’ yang tidak terdaftar di KPU.

“Kalau itu akun resmi peserta pemilu, maka sudah masuk ranah pidana pemilu dan akan kami tindak sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Lain halnya dengan akun ‘liar’ yang tidak terdaftar di KPU, lanjutnya, maka temuan tersebut akan diteruskan ke Diskominfo Kabupaten Semarang untuk ditindaklanjuti. “Diskominfo akan men-take down konten (kampanye) itu,” sambungnya.

Sementara sampai dengan saat ini belum ada temuan pelanggaran yang dilakukan parpol peserta pemilu di dunia maya selama masa kampanye. Selain itu, Bawaslu Kabupaten Semarang juga akan mengawasi berbagai macam hoaks, konten yang mengandung SARA dan lain sebagainya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]