URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PT Jasamarga Semarang Batang melakukan beautifikasi Ruas Tol Batang–Semarang melalui penanaman pohon. Program disampaikan Dirut JSB Nasrullah di Semarang, Rabu (12/2/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem hijau dan mendukung prinsip ESG. Penanaman dilakukan bertahap di Rumija, median, dan akses Gerbang Tol Kaliwungu dengan vegetasi adaptif.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Beautifikasi Ruas Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Makin Asri dan Enak Dipandang

Beautifikasi Ruas Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Makin Asri dan Enak Dipandang

Beautifikasi Ruas Tol Batang–Semarang, Jalan Tol Makin Asri dan Enak Dipandang

Penanaman pohon diharapkan mampu membuat pemandangan menjadi lebih indah
featured-img

Semarang, 12 Februari 2026 — PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) terus berkomitmen menghadirkan jalan tol yang bukan hanya aman dan andal, tetapi juga ramah lingkungan dan sedap dipandang. Salah satu langkah nyatanya diwujudkan melalui program beautifikasi dengan penanaman pohon di sejumlah titik Ruas Tol Batang–Semarang.

Program ini menjadi bagian dari upaya JSB memperkuat ekosistem hijau di sepanjang jalan tol. Selain membantu meningkatkan kualitas udara, penanaman pohon juga bertujuan menciptakan suasana jalan tol yang lebih asri, nyaman, dan estetik bagi para pengguna jalan maupun masyarakat di sekitar ruas tol.

Penanaman dilakukan secara bertahap di area ruang milik jalan (Rumija), median jalan, hingga titik-titik strategis lainnya, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan tata ruang. Salah satu lokasi yang telah dilakukan penanaman berada di akses keluar Gerbang Tol Kaliwungu. Jenis tanaman yang dipilih pun bukan sembarangan, melainkan vegetasi yang adaptif terhadap lingkungan setempat serta memiliki manfaat ekologis jangka panjang.

Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, Nasrullah, menyampaikan bahwa program beautifikasi ini bukan sekadar memperindah tampilan jalan tol, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Melalui program beautifikasi ini, kami ingin menghadirkan jalan tol yang selaras dengan lingkungan. Tidak hanya aman dan andal, tetapi juga hijau dan estetik, sehingga pengguna jalan bisa merasakan perjalanan yang lebih nyaman,” ujar Nasrullah.

Ia menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan Jasa Marga Group, khususnya dalam upaya mengurangi jejak karbon dan meningkatkan kualitas lingkungan.

Ke depan, PT Jasamarga Semarang Batang akan terus melakukan pengelolaan dan pemeliharaan area hijau secara berkelanjutan. Dengan demikian, Ruas Tol Batang–Semarang diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai jalur konektivitas, tetapi juga menjadi ruang publik yang tertata, hijau, dan memberi nilai tambah bagi lingkungan serta masyarakat sekitar.

Nantinya jika tanaman sudah semakin tumbuh besar maka akan terlihat lebih estetik dan segar, enak dipandang mata.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved