KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Berikan Berbagai Macam Layanan Kesehatan, RSUD Salatiga Jamin Tarif Lebih Murah

Berikan Berbagai Macam Layanan Kesehatan, RSUD Salatiga Jamin Tarif Lebih Murah

Berikan Berbagai Macam Layanan Kesehatan, RSUD Salatiga Jamin Tarif Lebih Murah

Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes saat menjadin nara sumber

Penjabat Wali Kota Sinoeng N Rachmadi berharap saran dan masukan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama akan meningkatkan semangat pelayanan RSUD. Harapan disampaikan saat menjadi pemateri dalam Sarasehan RSUD Kota Salatiga.

Selain Pj Wali Kota pemateri lain adalah Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit dan Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes.

“Kalau dikomplain orang tindakan yang paling tepat adalah minta maaf. Minta maaf bapak atas tidak kenyamanan bapak, baik-ibu kami minta waktu untuk menindaklanjuti keluhan bapak. Perlakuan kita kepada orang lain baik insyaallah kita akan diperlukan alam semesta dengan baik. Dalam parenting jika anak kejedot meja lalu memukul meja itu mengajarkan anak untuk balas dendam. Nanti akan membentuk karakter hingga tua tindakan yang salah itu menjadi benar. Saya ulangi kembali bahwa peran komite medik menjadi tolak ukur, seluruh usulan RSUD menjadi tidak penting tanpa paraf dari komite medik,” ujar sinoeng mengingatkan.

Sementara itu Ketua DPRD dalam arahannya berharap RSUD tetap mengedepankan jiwa kemanusiaan. “Disini kota kita Salita adalah kota mahasiswa. hampir 40 ribu mahasiswa tinggal dan belajar disini. Banyak dari mereka yang tidak ber-KTP Salatiga jadi agak susah jika memberikan akses lebih seperti BPJS, tapi apa ya kita biarkan padahal mereka manusia yang membutuhkan kecepatan layanan pada saat genting. Banyak saya rela menjamin mereka yang sakit agar bisa segera dirawat dulu. Banyak orang yang telepon saya, ada yang sakit, yang hamil padahal saya tidak tahu apa-apa tapi ditelepon. Tapi ini adalah terkait dengan jiwa kemanusiaan dan layanan yang memerlukan langkah cepat,” Dance menyampaikan dengan sedikit bercanda.

Sementara itu, Direktur RSUD menjamin meski saat ini banyak layanan kesehatan namun pihaknya tetap menerapkan tarif minimal.

suasana Sarasehan RSUD Salatiga

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes saat menggelar kegiatan Sarasehan bersama Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat tentang pelayanan kesehatan di RSUD Kota Salatiga, yang pada hari Kamis 18 agustus 2022 bertempat di aula Bhineka Husada. Dalam acara ini juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah, Kepala DKK, Dewan Pengawas RSUD, Camat, Lurah, Kelsi Kelurahan dan Wartawan.

kegiatan ini diharapkan sebagai sarana untuk menjembatani masyarakat dalam memberikan saran, masukan dan evaluasi mengenai pelayanan di RSUD Salatiga. Agar pelayanan di RSUD semakin baik.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]