URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Penjabat Wali Kota Sinoeng N Rachmadi berharap saran dan masukan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama akan meningkatkan semangat pelayanan RSUD. Harapan disampaikan saat menjadi pemateri dalam Sarasehan RSUD Kota Salatiga.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Berikan Berbagai Macam Layanan Kesehatan, RSUD Salatiga Jamin Tarif Lebih Murah

Berikan Berbagai Macam Layanan Kesehatan, RSUD Salatiga Jamin Tarif Lebih Murah

Berikan Berbagai Macam Layanan Kesehatan, RSUD Salatiga Jamin Tarif Lebih Murah

Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes saat menjadin nara sumber
Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes saat menjadin nara sumber
featured-img

Penjabat Wali Kota Sinoeng N Rachmadi berharap saran dan masukan dari tokoh masyarakat dan tokoh agama akan meningkatkan semangat pelayanan RSUD. Harapan disampaikan saat menjadi pemateri dalam Sarasehan RSUD Kota Salatiga.

Selain Pj Wali Kota pemateri lain adalah Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit dan Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes.

“Kalau dikomplain orang tindakan yang paling tepat adalah minta maaf. Minta maaf bapak atas tidak kenyamanan bapak, baik-ibu kami minta waktu untuk menindaklanjuti keluhan bapak. Perlakuan kita kepada orang lain baik insyaallah kita akan diperlukan alam semesta dengan baik. Dalam parenting jika anak kejedot meja lalu memukul meja itu mengajarkan anak untuk balas dendam. Nanti akan membentuk karakter hingga tua tindakan yang salah itu menjadi benar. Saya ulangi kembali bahwa peran komite medik menjadi tolak ukur, seluruh usulan RSUD menjadi tidak penting tanpa paraf dari komite medik,” ujar sinoeng mengingatkan.

Sementara itu Ketua DPRD dalam arahannya berharap RSUD tetap mengedepankan jiwa kemanusiaan. “Disini kota kita Salita adalah kota mahasiswa. hampir 40 ribu mahasiswa tinggal dan belajar disini. Banyak dari mereka yang tidak ber-KTP Salatiga jadi agak susah jika memberikan akses lebih seperti BPJS, tapi apa ya kita biarkan padahal mereka manusia yang membutuhkan kecepatan layanan pada saat genting. Banyak saya rela menjamin mereka yang sakit agar bisa segera dirawat dulu. Banyak orang yang telepon saya, ada yang sakit, yang hamil padahal saya tidak tahu apa-apa tapi ditelepon. Tapi ini adalah terkait dengan jiwa kemanusiaan dan layanan yang memerlukan langkah cepat,” Dance menyampaikan dengan sedikit bercanda.

Sementara itu, Direktur RSUD menjamin meski saat ini banyak layanan kesehatan namun pihaknya tetap menerapkan tarif minimal.

suasana Sarasehan RSUD Salatiga

Hal itu disampaikan Direktur RSUD Salatiga dr. Riani Isyana Pramasanthi M.Kes saat menggelar kegiatan Sarasehan bersama Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat tentang pelayanan kesehatan di RSUD Kota Salatiga, yang pada hari Kamis 18 agustus 2022 bertempat di aula Bhineka Husada. Dalam acara ini juga dihadiri oleh Sekertaris Daerah, Kepala DKK, Dewan Pengawas RSUD, Camat, Lurah, Kelsi Kelurahan dan Wartawan.

kegiatan ini diharapkan sebagai sarana untuk menjembatani masyarakat dalam memberikan saran, masukan dan evaluasi mengenai pelayanan di RSUD Salatiga. Agar pelayanan di RSUD semakin baik.

BACA JUGA :

Satresnarkoba Polres Salatiga mengamankan HM (28) di kawasan Mangunsari, Sidomukti, Sabtu (15/8/2026), setelah menerima informasi dugaan transaksi obat keras. Polisi menemukan 2.370 tablet putih berlogo “Y”, telepon genggam, dan plastik klip. HM diduga berperan sebagai pengedar dan kini menjalani penyidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Satresnarkoba Polres Salatiga Tangkap Pengedar 2.370 Pil Yarindu, Tersangka Terancam 12 Tahun Penjara
Pengemudi Toyota Innova berinisial SW, warga Ambarawa, diduga berada di bawah pengaruh minuman keras saat terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Fatmawati, Blotongan, Salatiga, Sabtu (16/8/2026) tengah malam. Korban mengalami luka ringan. Kedua pihak berdamai, sementara polisi tetap menilang SW karena mengemudi dalam pengaruh miras.
Akhir Pelarian Diduga Pelaku Tabrak Lari di Jalan Fatmawati Blotongan, Pelaku dan Korban Damai
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Toyota Innova diduga terlibat kecelakaan dengan sepeda motor di kawasan Blotongan, Salatiga, Sabtu (15/8/2026) malam, sebelum meninggalkan lokasi. Polisi bersama warga mengejar kendaraan tersebut hingga Jetis dan berhasil menghentikannya. Korban kecelakaan dilarikan ke RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmojo untuk mendapat perawatan, sementara penanganan kasus diserahkan kepada Satlantas Polres Salatiga.
Mirip Film Laga, Polisi di Salatiga Kejar Pelaku Tabrak Lari

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved