URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
KPwBI Jawa Tengah menggelar Serial Bedah Buku Ketiga bertema refleksi lintas zaman, menghadirkan penulis filsafat Fahruddin Faiz di Aula BI Jateng pada 21 November 2025. Acara ini digelar untuk memperkuat ekosistem literasi, membahas gagasan kebahagiaan, dan membuka ruang dialog melalui diskusi interaktif bersama peserta.

Mbak Google

KABAR RASIKA

BI Jateng Gelar Bedah Buku “Menaklukkan Kebahagiaan”, Angkat Pentingnya Memahami Diri untuk Bangsa yang Beradab

BI Jateng Gelar Bedah Buku “Menaklukkan Kebahagiaan”, Angkat Pentingnya Memahami Diri untuk Bangsa yang Beradab

BI Jateng Gelar Bedah Buku “Menaklukkan Kebahagiaan”, Angkat Pentingnya Memahami Diri untuk Bangsa yang Beradab

Rahmat Dwi saputra (KPwBI Jateng), Fachruddin Faiz (Pengarang Buku), Timothy Marbun (Presenter)
Rahmat Dwi saputra (KPwBI Jateng), Fachruddin Faiz (Pengarang Buku), Timothy Marbun (Presenter)
featured-img

Semarang – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah (KPwBI Jateng) kembali melanjutkan agenda literasinya melalui Serial Bedah Buku Ketiga bertema “Refleksi Tiga Zaman (Sejarah, Sains, Filsafat) Menuju Bangsa Beradab”, Jumat (21/11/2025). Pada sesi kali ini, BI Jateng menghadirkan akademisi sekaligus penulis buku-buku filsafat populer, Fahruddin Faiz, untuk mengupas karyanya berjudul “Menaklukkan Kebahagiaan”.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor BI Jateng ini diikuti oleh akademisi, mahasiswa, pegiat literasi, hingga pustakawan dari berbagai daerah di Jawa Tengah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bank Indonesia memperkuat ekosistem literasi dan ruang dialog intelektual bagi masyarakat.

Buku untuk Menguatkan Peradaban

Dalam pemaparannya, Faiz menjelaskan bahwa buku Menaklukkan Kebahagiaan memuat gagasan tentang perjalanan manusia dalam menemukan makna hidup, mengolah batin, serta mencapai kebahagiaan melalui kematangan intelektual dan emosional.

“Sebetulnya ada banyak diksi selain ‘menaklukkan’, seperti mencari atau meraih kebahagiaan. Buya Hamka menggunakan istilah ‘merancang kebahagiaan’. Namun dalam konteks buku ini, ‘menaklukkan kebahagiaan’ lebih tepat dipahami sebagai menaklukkan diri untuk meraih kebahagiaan,” jelasnya.

Faiz juga menyinggung salah satu tokoh rujukan dalam bukunya, filsuf Bertrand Russell, yang menekankan bahwa kunci kebahagiaan terletak pada kemampuan seseorang mengelola dirinya. “Dimulai dari self love — mencintai diri sendiri terlebih dahulu — barulah kita bisa menebarkan cinta kepada orang lain,” ujarnya.

Harapan BI: Masyarakat Berilmu, Beretika, dan Beradab

Kepala KPwBI Jateng, Rahmat Dwisaputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar bedah buku, tetapi bagian dari komitmen Bank Indonesia untuk mendukung pembangunan manusia Indonesia yang berkarakter.

“Acara ini diharapkan menjadi inspirasi agar kita terus belajar menjadi masyarakat yang berilmu, beretika, serta beradab,” tegasnya.

Rahmat juga mengajak peserta untuk memahami kehidupan secara utuh, termasuk menerima dinamika naik-turunnya pengalaman manusia. “Semoga Pak Faiz bisa merangkaikan pemahaman yang memberi pencerahan bagi kita. Bagaimana kita bisa bersikap, beretika, dan beradab,” tambahnya.

Fachruddin Faiz (Pengarang Buku), Timothy Marbun (Moderator)
Ruang Literasi untuk Jawa Tengah

Serial Bedah Buku BI Jateng ini menjadi salah satu program rutin yang menggabungkan aspek literasi, penguatan nilai budaya, serta pengembangan perspektif masyarakat terhadap isu-isu keilmuan modern. Program ini juga menjadi wadah interaksi antara kalangan akademik, pemikir, dan praktisi kebudayaan.

Dengan menghadirkan tema refleksi lintas zaman — sejarah, sains, dan filsafat — BI Jateng ingin mendorong masyarakat untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menafsirkan pengetahuan dengan kritis dan relevan bagi pembangunan bangsa.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, di mana peserta dapat bertanya langsung kepada Fahruddin Faiz mengenai konsep-konsep kunci dalam bukunya, sertab bagaimana prinsip kebahagiaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang terus berkembang. Dalam media briefing di Semarang, Kamis (25/6/2026), BI mengungkap hingga 31 Mei 2026 Indonesia Anti-Scam Centre menerima 579.459 laporan penipuan digital, sehingga masyarakat diminta segera melapor jika menjadi korban agar peluang penyelamatan dana lebih besar.
Uang Hasil Kerja Bertahun-tahun Bisa Lenyap dalam Hitungan Menit, BI Jateng Ingatkan Bahaya Scam Digital
BI Jateng Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
BI Jateng: Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas, Pertumbuhan Ekonomi Tetap Dijaga
Kepercayaan masyarakat terhadap kondisi perekonomian Jawa Tengah tetap terjaga pada Mei 2026, tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 116,05 yang berada di zona optimistis. Hasil Survei Konsumen menunjukkan masyarakat menilai kondisi pendapatan, peluang kerja, dan daya beli masih baik, sekaligus memiliki harapan positif terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan penghasilan, dan perkembangan usaha dalam enam bulan mendatang sehingga menjadi modal penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Optimisme Konsumen Jawa Tengah Tetap Terjaga, IKK Mei 2026 Capai 116,05
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta...
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah dan Bea Cukai, petugas menyita hampir 6 kilogram ganja serta 2,83 gram sabu, sekaligus menangkap dua tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika lintas daerah.
Polisi Salatiga Amankan 6 Kilogram Ganja Kering dan Paket Sabu Siap Edar
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi mengungkap penggagalan peredaran narkotika bermodus pengiriman melalui jasa ekspedisi di Kota Salatiga. Dalam operasi bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah...
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
Lolos Seleksi Ketat hingga Dilirik Perusahaan Jepang, LP Ma’arif NU Jateng Resmi Tutup Pelatihan Pemagangan Tahap I
LP Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah menutup Pelatihan Tahap I Program Magang ke Jepang di SMK Syafi'i Akrom, Kota Pekalongan, Selasa (21/7/2026). Sebanyak 82 peserta dinyatakan lulus, dengan 30 di antaranya...
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan...
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening mendesak Pemerintah Kabupaten Semarang menghentikan seluruh aktivitas pembangunan yang belum mengantongi perizinan di Ungaran, Selasa (21/7/2026). Langkah...

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026