URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Enam siswa SD asal Ungaran yang tergabung dalam Sanggar Prestasi Aksa Swastika mengikuti Festival Pelajar Unggulan Batch 4 di Gedung DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Senin (27/4/2026), untuk mengasah kepemimpinan dan wawasan kebangsaan melalui seleksi ketat, sekaligus membuktikan potensi pelajar daerah di tingkat nasional.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bikin Bangga! 6 Pelajar SD Asal Ungaran Harumkan Nama Kabupaten Semarang di Festival Pelajar Unggulan 2026 di Jakarta

Bikin Bangga! 6 Pelajar SD Asal Ungaran Harumkan Nama Kabupaten Semarang di Festival Pelajar Unggulan 2026 di Jakarta

Bikin Bangga! 6 Pelajar SD Asal Ungaran Harumkan Nama Kabupaten Semarang di Festival Pelajar Unggulan 2026 di Jakarta

Enam pelajar SD asal Kabupaten Semarang saat mengunjungi Gedung DPD RI di Senayan, Jakarta, Senin (27/4).
featured-img

‎‎UNGARAN – Gedung DPR/DPD RI di Senayan menjadi saksi langkah berani para pelajar Sekolah Dasar (SD) asal Ungaran, Kabupaten Semarang. Tergabung dalam Team Sanggar Prestasi Aksa Swastika, enam siswa pilihan ini sukses menyelesaikan seluruh rangkaian Festival Pelajar Unggulan (FPU) Batch 4 di Jakarta pada Senin, 27 April 2026. Kehadiran mereka di tengah 350 delegasi dari berbagai provinsi menjadi bukti nyata bahwa semangat belajar dan kolaborasi adalah kunci untuk menembus keterbatasan.

‎Tim gabungan ini merupakan perwakilan tunas muda berbakat dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Semarang, yang terdiri dari:

  • ‎Alfan Nurillah Alkafi (SDN Gedanganak 03 Ungaran)‎
  • Aji Darma Reksa Swastika Gunadi (SDN Gedanganak 02 Ungaran)
  • Muhammad Satria Rajendra Wardhana (SDN Sidomulyo 03 Ungaran)
  • Kayla Tsaqifa Athaya (SDN Sidomulyo 03 Ungaran)
  • Aulia Amarta Oktaza (SD Hj. Isriyati Moenadi Ungaran)
  • Noval Zhafif Marvellous (SDN Candirejo 01 Ungaran)

Para delegasi cilik ini berhasil lolos seleksi ketat untuk bersanding dengan pelajar hingga mahasiswa terbaik dari 38 provinsi di Indonesia. Keikutsertaan mereka membawa nama Kabupaten Semarang ke panggung nasional melalui ajang bertema “Kontribusi Pemuda dan Pendidikan untuk Indonesia Emas 2045”. Sebagai bagian dari agenda utama, peserta melakukan kunjungan resmi ke Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) di Kompleks Parlemen Senayan untuk mengasah kapasitas diri, memperluas wawasan kebangsaan, serta memperkuat jejaring kolaborasi melalui sesi kepemimpinan dan inovasi digital.

‎Meski sebagian besar masih duduk di bangku sekolah dasar, para delegasi ini menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi. Mereka aktif dalam setiap sesi diskusi dan forum bersama peserta lain dari jenjang SMP, SMA, hingga mahasiswa. Alfan Nurillah Alkafi, salah satu anggota tim, mengaku bangga bisa mendapatkan pengalaman berharga ini karena membuka kesempatan untuk belajar lebih luas sekaligus menjalin pertemanan dari berbagai daerah di Indonesia.

‎“Pengalaman ini sangat berharga bagi saya. Selain belajar banyak hal baru, saya juga bisa punya teman dari banyak provinsi di Indonesia. Saya senang karena kami bisa bersama-sama membawa nama sekolah dan Kabupaten Semarang ke tingkat nasional,” ujar Alfan. Ia menambahkan bahwa dukungan penuh dari sekolah dan keluarga menjadi motivasi besar bagi seluruh tim untuk terus konsisten berprestasi.

‎Keberhasilan tim asal Ungaran di ajang nasional ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lain di Kabupaten Semarang untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Festival ini menekankan bahwa pembentukan karakter unggul dan mental tangguh adalah modal utama generasi muda. Perjalanan dari Ungaran menuju Jakarta ini membuktikan bahwa potensi besar dapat tumbuh dari mana saja, asalkan disertai semangat belajar dan keinginan kuat untuk berkontribusi bagi bangsa. (Ben)

BACA JUGA :

Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang
Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon