URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

BPJS Kesehatan Kabupaten Pekalongan Siap Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

BPJS Kesehatan Kabupaten Pekalongan Siap Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

BPJS Kesehatan Kabupaten Pekalongan Siap Dukung Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19

featured-img
Foto Dok. BPJS

Pekalongan, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Kabupaten Pekalongan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan melaksanakan kesiapannya dalam upaya gerakan pencanangan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi dilakukan di UPTD Puskesmas Kesesi 1, Senin (25/01).

Dalam kegiatan ini, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi berharap pelaksanaan vaksinasi ini nantinya bisa berjalan sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan, dan yang paling penting bahwa vaksinasi ini efektif mengurangi angka penyebaran Covid-19 di dunia.

“Walaupun Kabupaten Pekalongan tidak masuk dalam prioritas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tetapi tentu ini tidak boleh mengurangi ikhtiar kita lahir batin,“ tutur Asip.

Asip menjelaskan bahwa di Jawa Tengah vaksinasi tahap kedua secara serentak dilaksanakan dengan  prioritas utama forkopimda dan petugas tenaga kesehatan. Dalam kesempatan ini Asip juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan atas kerja kerasnya selama ini dalam melayani masyarakat.

“Kepada seluruh warga masyarakat, ketika vaksin ini sudah sampai di tingkat masyarakat, saya mohon semuanya berpartisipasi demi kesehatan kita bersama. Vaksinasi adalah ikhtiar kita untuk menjaga tubuh kita supaya lebih imun terhadap virus ini, “pesan Asip usai dirinya divaksinasi oleh tim medis Puskemas Kesesi 1.

Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Pekalongan Roza Meirina, mengatakan tugas BPJS Kesehatan adalah menyediakan akses data pada layanan aplikasi Primary Care (P-Care), dengan sumber informasi data berasal dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

”Secara garis besar tugas BPJS Kesehatan adalah penyedia aplikasi untuk menunjang pencatatan serta pelaporan harian penduduk yang sudah divaksin,” ujar Roza.

Puskesmas Kesesi 1 yang menjadi tuan rumah pelaksanaan vaksinasi Covid-19 merupakan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan juga ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menjadi pelaksana vaksinasi Covid-19.

Kepala Puskesmas Kesesi 1, Ryan Ardanaputra mengatakan vaksinasi berjalan lancar pada hari ini dan berharap kedepannya ketika dilakukan dalam jumlah besar pun dapat berjalan lancar tanpa kendala.

“Kami selaku pelaksana vaksinasi akan terus berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan sehingga program yang dicanangkan oleh Pemerintah ini dapat berjalan dengan sukses,” ungkap Ryan. (ma/ey)

BACA JUGA :

Sukisno (70), warga Kota Salatiga, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) setelah mengalami serangan stroke dan menjalani perawatan intensif serta terapi rutin selama setahun terakhir. Dengan pembiayaan yang dijamin melalui kepesertaan JKN yang ditanggung Pemerintah Kota Salatiga, ia dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya hingga kondisinya berangsur pulih dan kembali beraktivitas.
Sukisno: JKN Jadi Penyelamat Saat Stroke, Kini Kembali Berjalan dan Beraktivitas
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Ratusan warga Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang mengikuti sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Aula Pinus Park, Minggu (10/5/2026). Kegiatan yang melibatkan BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI itu digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait layanan kesehatan, kepesertaan BPJS, serta akses program JKN secara langsung melalui edukasi dan dialog terbuka.
Ratusan Warga Bener Antusias Ikuti Sosialisasi Layanan JKN dari BPJS Kesehatan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan...
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran setelah dibantu seorang tukang ojek dan diamankan di Polsek Ungaran. Kepolisian kemudian berkoordinasi hingga korban kembali bertemu keluarganya serta mengimbau wisatawan lebih waspada saat bepergian bersama lansia dan anak-anak.
Hilang Saat Wisata di Celosia, Seorang Kakek Ditemukan Tukang Ojek di Alun-alun Lama Ungaran
Seorang lansia asal Kabupaten Tegal, Ruslani (76), yang terpisah dari rombongan wisata di Taman Bunga New Celosia, Bandungan, Minggu (28/6/2026), berhasil ditemukan selamat di kawasan Alun-alun Lama Ungaran...
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus di RS Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, Senin (29/6/2026), karena hingga pertengahan tahun baru sekitar 800 ribu penderita terdeteksi sehingga percepatan penemuan kasus diperlukan untuk memutus rantai penularan dan meningkatkan keberhasilan pengobatan.
Lawan TBC! Wamenkes Minta Jangan Tunggu Sakit Baru Periksa
Pemerintah mengubah strategi penanggulangan tuberkulosis (TBC) dengan melakukan skrining aktif dari rumah ke rumah guna menemukan 1,08 juta kasus sepanjang 2026. Kebijakan tersebut disampaikan Wakil Menteri...
Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro
Pemkab Semarang Pertahankan Seluruh PPPK, Siapkan Pemetaan Ulang untuk Atasi Kekurangan Pegawai
Pemerintah Kabupaten Semarang memastikan tidak akan memutus kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu maupun penuh waktu meski belanja pegawai telah mencapai 34,4 persen APBD....
Ketiadaan layanan transportasi dan rute ekstrem pedesaan membutuhkan waktu dan energi sebelum memasuki ruang kelas
Tiba di Kelas dengan Senyuman: Mengapa Guru Butuh Transportasi Layak?
Akademisi Teknik Sipil Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno, menilai layanan transportasi yang aman, terjangkau, dan merata menjadi faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia,...

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Sekitar 50 pedagang daging sapi di Kota Salatiga sepakat menghentikan aktivitas penjualan pada 22–26 Juni 2026 akibat kelangkaan pasokan dan kenaikan harga yang terus terjadi. Kesepakatan itu diambil dalam pertemuan paguyuban pedagang di Pasar Raya I Salatiga pada 21 Juni. Aksi mogok dilakukan sebagai bentuk aspirasi agar pemerintah segera mencari solusi untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga daging sapi di pasaran.
Mulai Senin ini, Pedagang Daging Salatiga Mogok Jualan Lima Hari, Akibat Pasokan Langka
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging