KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Bukan Lagi di Laras Asri, Debat Kedua Pilwalkot Salatiga 2024, akan Angkat Tema Infrastruktur dan Perekonomian

Bukan Lagi di Laras Asri, Debat Kedua Pilwalkot Salatiga 2024, akan Angkat Tema Infrastruktur dan Perekonomian

Bukan Lagi di Laras Asri, Debat Kedua Pilwalkot Salatiga 2024, akan Angkat Tema Infrastruktur dan Perekonomian

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga akan menggelar debat kedua pasangan calon wali kota dan wakil wali kota pada Selasa (19/11/2024) di Auditorium UIN Salatiga, Jalan Lingkar Selatan (JLS), Salatiga.
Foto Arief Rasika
Suasana debat perdana Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Salatiga yang diselenggarakan di Hotel Laras Asri Kota Salatiga, Selasa (29/10/2024).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga akan menggelar debat kedua untuk pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali Kota Salatiga ke dua pada Selasa (19/11/2024) mendatang.

Debat tersebut rencananya akan diselenggarakan di Auditorium UIN Salatiga yang berada di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Salatiga.

Komisioner KPU Kota Salatiga Wahyu Budi Utomo mengatakan, untuk debat kedua ini pihaknya telah menyiapkan tema, yakni perbaikan infrastruktur yang handal, perekonomian berdaya saing, dan berkelanjutan menuju masyarakat harmoni.

Untuk merumuskan pertanyaan dalam debat itu, kata Wahyu, pihaknya menggandeng lima orang panelis. Mereka adalah, Mila Karmila (Akademisi Unissula, ahli perencanaan tata kota), Andreas Pandiangan (Penggiat Kepemiluan/Mantan Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah), Mukti Ali (Guru Besar Komunikasi Budaya UIN Salatiga), Gatot Sasongko (akademisi) dan Fakhrurozi (mantan Sekda Kota Salatiga).

“Untuk tata tertib masih sama dengan debat yang pertama. Yakni ada pembatasan orang yang diperbolehkan masuk dalam area debat. Skema urutan juga masih sama, dimulai dengan pemaparan visi misi, jawaban dari calon, tanya jawab, dan penutup,” terangnya.

Dia mengatakan, KPU memperbolehkan partai pengusul dan relawan masing-masing paslon menghadiri debat publik paslon. Hanya, jumlahnya dibatasi maksimal 75 orang tiap paslon. “Ini juga untuk menghindari terjadinya benturan antar pendukung di acara debat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Salatiga Yesaya Tiluata mengatakan, Debat dilakukan untuk memberikan gambaran bagi para pemilih terkait visi misi dan program kerja para paslon wali kota dan wakil wali kota peserta kontestasi Pilwalkot Salatiga 2024.

Menurutnya, KPU akan mendatangkan sejumlah panelis dari kalangan akademisi, tokoh masyarakat dan orang-orang pakar di bidangnya.

“Sesuai ketentuan, harus ada tiga perwakilan tersebut untuk menjadi panelis. Yang pasti, acara debat sedang kami matangkan agar bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” ujarnya

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
[pekok2]