RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Bukti Cinta Tak Pandang Status, Napi Narkoba Ini Ijab Kabul di Polres Semarang

Bukti Cinta Tak Pandang Status, Napi Narkoba Ini Ijab Kabul di Polres Semarang

Bukti Cinta Tak Pandang Status, Napi Narkoba Ini Ijab Kabul di Polres Semarang

UNGARAN – Perasaan lega tampak menghiasi Panji Ketawang (27) warga Kabupaten Magelang usai melangsungkan prosesi ijab kabul pada Minggu (16/10/2022). Ia yang merupakan narapidana (napi) kasus narkoba yang ditangani Polres Semarang telah sah menjadi suami dari kekasih hatinya Klimah Mujiyati (21) warga Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Dengan acara sederhana, kedua mempelai dengan disaksikan perwakilan keluarga menjalani serangkaian prosesi pernikahan di hadapan petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat di Masjid Baitul Muslimin Polres Semarang.

Kasat Narkoba Polres Semarang Iptu M. Aditya Aditya Perdana menjelaskan kegiatan ini didasari atas nama kemanusiaan serta persamaan untuk mendapatkan hak, namun tetap mengedepankan prosedur yang berlaku.

“Kami berikan pendampingan serta fasilitasi atas permintaan dari keluarga tersangka maupun mempelai wanita atas petunjuk Kapolres Semarang,” terangnya.

Dijelaskan Aditya, acara yang dilaksanakan secara sederhana ini mendapat pengawalan dan penjagaan dari personil Sat Samapta Polres Semarang.

“Walaupun sedang menjalani proses hukum yang berjalan, namun kami tetap memberikan hak kepada tersangka untuk melangsungkan prosesi ijab kabul,” tandasnya.

Sementara Panji mengucapkan terima kasih atas fasilitas dan pendampingan yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih telah memfasilitasi kami. Meski status saya sebagai tahanan, tetap mendapatkan hak sebagaimana warga negara yang lain,” ucapnya.

Sebagai informasi, Panji ketawang merupakan napi kasus narkoba yang berhasil diamankan personil Sat Narkoba Polres Semarang di daerah Karangjati, Kecamatan Bergas pada bulan September 2022 lalu. (win)

 

BACA JUGA :

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Pemerintah Kabupaten Semarang membeli lahan seluas 2.024 meter persegi senilai Rp4,57 miliar menggunakan dana ganti rugi aset terdampak pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen untuk memperluas Pasar Sayur Getasan. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai area parkir dan bongkar muat guna mengurangi kemacetan di jalur Salatiga-Magelang, terutama saat aktivitas pasar berlangsung dini hari.
Antrean Kendaraan Tembus 3 Km, Lahan Rp4,57 Miliar Disiapkan untuk Pasar Sayur Getasan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
Tri Susena (43), warga Gayamsari, Kota Semarang, rutin datang ke Ungaran setiap Jumat untuk menerima bantuan dalam program Jumat Berkah. Kondisi ekonomi dan pekerjaan yang tidak menentu membuat keluarganya kesulitan memenuhi kebutuhan. Pada Jumat (11/9/2026), sebanyak 400 paket sembako dari Alfamart dibagikan kepada masyarakat melalui program Bupati Semarang Ngesti Nugraha.
Tak Masuk Daftar Penerima Bansos, Warga Gayamsari Ini Rela ke Ungaran Berburu Jumat Berkah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengusulkan alokasi 300 liter air per detik dari Bendungan Jragung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Semarang. Air tersebut diharapkan mendukung kebutuhan air bersih, industri, pertanian, dan pariwisata, terutama di Pringapus, Bergas, dan Ungaran Timur. Pemkab juga mendorong pengembangan wisata dengan memprioritaskan Desa Candirejo.
Bendungan Jragung Mulai Diisi, Bupati Semarang Dorong Pemanfaatan untuk Sektor Intanpari
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama