KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Calon Tenaga Sortir dan Lipat Surat Suara Dites Buta Warna

Calon Tenaga Sortir dan Lipat Surat Suara Dites Buta Warna

Calon Tenaga Sortir dan Lipat Surat Suara Dites Buta Warna

Salah satu calon tenaga penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 dites buta warna di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (2/1/2024). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebanyak 250 orang calon tenaga untuk penyortiran dan pelipatan surat suara Pemilu 2024 di Kabupaten Semarang mulai menjalani sejumlah tahapan seleksi. Di antaranya adalah tes buta warna yang dilaksanakan di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Selasa (2/1/2024).

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang Bambang Setyono menerangkan, tes buta warna ini bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang. Tujuannya agar dalam proses penyortiran dan pelipatan surat suara tidak terjadi kekeliruan.

“Masing-masing jenis surat suara memiliki warna yang berbeda. Pun dengan partai politik (parpol) peserta pemilu, sehingga lolos tes buta warna ini menjadi syarat mutlak selain ber-KTP di Kabupaten Semarang,” ungkap Bambang, Selasa (2/1/2024).

Dari seluruh peserta yang mengikuti tes buta warna kali ini, kata Bambang, semuanya dinyatakan lolos. Mereka akan langsung bertugas mulai Rabu-Minggu (3-7/1/2024).

“Untuk tahap pertama ini, yang akan disortir dan dilipat adalah surat suara pemilu legislatif DPR RI dan DPRD Jateng sambil menunggu kiriman surat suara yang lain,” jelasnya.

Bambang menambahkan, untuk surat suara pemilu legislatif anggota DPRD Kabupaten Semarang, DPD, dan pilpres saat ini masih menunggu pengiriman. Oleh karenanya, pihaknya gerak cepat melakukan penyortiran dan pelipatan surat suara yang ada terlebih dahulu.

“Karena kita juga berkejaran dengan waktu, tinggal 44 hari lagi pemilu. Sehingga rangkaian ini berjalan terus, begitu selesai tahap pertama ini langsung lanjut lagi,” kata dia.

Sementara salah satu calon tenaga penyortiran dan pelipatan surat suara, Parno (68) warga Lingkungan Kuncen, Ungaran Barat mengaku baru kali ini mengikuti seleksi. Di usianya yang tak lagi muda, ia masih ingin berkontribusi terhadap negara.

“Alhamdulillah tadi lancar tesnya, semoga besok bisa melaksanakan tugas dengan baik,” bebernya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Gagal Salip dari Sebelah Kiri, Pengendara Motor Diduga Terlindas Truk di Dekat Exit Tol Salatiga
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Yakuza Maneges wilayah Salatiga dan Semarang menyiapkan pendampingan hukum serta posko pengaduan 24 jam bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum atau menjadi korban kekerasan. Komitmen itu disampaikan usai deklarasi di Grand Wahid Hotel Salatiga, Sabtu (3/10/2026), dengan melibatkan pengacara untuk mendampingi korban tanpa melihat latar belakang pihak yang terlibat.
Deklarasi Yakuza Maneges Salatiga, Hadirkan Perubahan Positif, Berikan Manfaat Nyata di Masyarakat
[pekok2]