URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
"Pemeriksaan Ranmor Dinas ini dalam rangka memastikan kondisi kendaraan yang digunakan seluruh jajarannya dalam kondisi baik, memastikan tidak ada kerusakan, kendaraan yang digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemeriksaan ini dilakukan terhadap seluruh kendaraan dinas Polres Salatiga dan Jajaran Polsek,", jelas kapolres Salatiga, Feria Kurniawan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Ngadat Saat Bertugas, Kapolres Salatiga Cek Ranmor Dinas dan Senpi

Cegah Ngadat Saat Bertugas, Kapolres Salatiga Cek Ranmor Dinas dan Senpi

Cegah Ngadat Saat Bertugas, Kapolres Salatiga Cek Ranmor Dinas dan Senpi

featured-img

RASIKAFM.COM|SALATIGA – Sebagai upaya menghindari terjadinya kerusakan, apabila dibiarkan dapat menyebabkan tidak berfungsi dengan baik, maka sejumlah kendaraan dinas dan senjata api yang telah dipercayakan kepada anggota Polres Salatiga,dilaksanakan pengecekan Kendaraan Bermotor Dinas (Ranmor Dinas) dan Senjata Api (Senpi), di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin, 30/01/2023.

“Pemeriksaan Ranmor Dinas ini dalam rangka memastikan kondisi kendaraan yang digunakan seluruh jajarannya dalam kondisi baik, memastikan tidak ada kerusakan, kendaraan yang digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, pemeriksaan ini dilakukan terhadap seluruh kendaraan dinas Polres Salatiga dan Jajaran Polsek,”, jelas kapolres Salatiga, Feria Kurniawan.

Selain pengecekan Ranmor Dinas, Kapolres Salatiga juga melaksanakan Pengecekan Senjata api (senpi) dinas yang digunakan oleh seluruh Anggota Polres di Depan Pendopo Polres Salatiga.

“Pengecekan Senpi ini tujuan utamanya adalah memastikan kesesuaian Senpi yang dipegang oleh Anggota dengan bukti kelengkapan administrasi pemegang Senpi, selain itu memastikan kondisi Senpi dalam keadaan dan berfungsi dengan baik, hal ini untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan Senpi oleh anggota pemegang Senpi,” beber AKBP Feria Kurniawan.

Selesai kegiatan Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa seluruh Ranmor Dinas milik Polres Salatiga dan Jajaran Polsek saat ini terawat dan dalam kondisi baik serta siap untuk memberikan perlindungan pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, kemudian dalam pengecekan senpi yang digunakan Anggota Polres Salatiga juga dalam kondisi bersih, secara administrasi maupun fisik sesuai dengan yang terdaftar sebagai pemegang Senpi, kapolres berharap kondisi ini selalu dipertahankan sehingga dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, mewujudkan Polri Presisi.

suasana pengecekan Ranmor Dinas polres salatiga oleh Kapolres

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”
Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel, Kelurahan Noborejo Hadirkan Inovasi Digital “SINERGI”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar