URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Paduan suara Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU) tampil memukau dalam acara Christmas Charity Concert bertajuk "Ceremony of Love", yang diselenggarakan di Auditorium Pusat Pembelajaran Arntz Geisse pada Sabtu (14/12/2024) malam, dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Christmas Charity Concert, Harmoni Natal dari UKSW dan UNPAR untuk Daerah Tertinggal

Christmas Charity Concert, Harmoni Natal dari UKSW dan UNPAR untuk Daerah Tertinggal

Christmas Charity Concert, Harmoni Natal dari UKSW dan UNPAR untuk Daerah Tertinggal

Paduan suara UKSW tampil memukau dalam acara Christmas Charity Concert “Ceremony of Love”, Sabtu (14/12/2024) malam.  Foto dok IST
Paduan suara UKSW tampil memukau dalam acara Christmas Charity Concert “Ceremony of Love”, Sabtu (14/12/2024) malam.  Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Paduan suara Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU), tampil memukau dalam acara Christmas Charity Concert “Ceremony of Love”, Sabtu (14/12/2024) malam. Konser yang digelar di Auditorium Pusat Pembelajaran Arntz Geisse ini diselenggarakan dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR). Kegiatan konser ini juga menjadi bagian dari perjalanan UKSW yang dalam Dies Natalisnya ke-68 akhir November lalu mengambil tema “Berdampak Bagi Dunia”.

Dalam semangat Natal, Christmas Charity Concert semalam menyuguhkan puluhan lagu Natal dengan penampilan special dari Voice of SWCU. Dalam balutan kostum perpaduan warna emas, putih, dan merah, Voice of SWCU memberikan penampilan terbaiknya. Tak kurang lima lagu bertema Natal dilantunkan merdu oleh paduan suara yang telah memborong banyak penghargaan di dalam dan luar negeri ini. Deretan lagu tersebut antara lain Great is Thy Faithfullness, Ave Maria-Vitara Silalahi, Est ist ein Ros’ Entsprungrn-arr. Donald Cashmore (v.2&3) and Michael Praetorius (v.1) dan In Dulci Jubilo-Robert Lucas Pearsall.

Konser ini tidak hanya menyuguhkan puluhan lagu Natal dan musik penuh kehangatan, tetapi juga menjadi wadah berbagi kasih melalui penggalangan dana. Lagu Joy to The World, menjadi salah satu lagu dengan nilai lelang tertinggi dan dinyanyikan Voice of SWCU yang sukses mengundang tepuk tangan penikmat konser yang memenuhi auditorium. Lagu lainnya yang mendapatkan lelang tertinggi adalah Jingle Bells dan dinyanyikan oleh Paduan Suara Mahasiswa UNPAR.

Rektor UKSW Prof. Intiyas Utami turut hadir langsung dalam kegiatan ini. Didampingi Dekan Fakutas Bahasa dan Seni (FBS) Agastya Rama Listya.
Intiyas nampak menikmati lantunan lagi-lagu Natal yang berkumandang dengan merdu. Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin serta tamu undangan lainnya juga menghadiri Konser Natal semalam.

Disampaikannya, tampilnya Voice of SWCU dalam acara Konser Natal Charity adalah bentuk kolaborasi dua institusi dan juga kepedulian UKSW. Dengan tampilnya Voice of SWCU, UKSW juga ingin memberikan dampak untuk dunia pendidikan lewat dana yang terkumpul dalam kegiatan ini.

“UKSW diharapkan hadir bersama mitra, termasuk UNPAR untuk berkontribusi langsung terhadap permasalahan bangsa, khususnya menyapa saudara-daudara yang masih membutuhkan uluran bantuan. Hasil dari konser ini akan kita salurkan dalam bentuk beasiswa kepada adik adik kita utamanya dari 3T, yang ingin bersekolah dan ingin membangun daerahnya tetapi tidak mampu. Diharapkan mereka bisa melanjutkan pendidikan sampai garis finish, dan bisa menjadi pemimpin yang berdampak di daerahnya,” kata Rektor.

Ke depan, dikatakan Rektor Intiyas, konser bersama juga akan dilaksanakan dengan kampus mitra UKSW lainnya, yang terhimpun dalam Association of Christian Universities and Colleges in Asia (ACUCA) maupun organisasi kerja sama lainnya. UNPAR juga merupakan salah satu mitra strategis UKSW di mana kedua universitas ini telah menjalin kerja sama dalam hal Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Senada, Rektor UNPAR Prof. Ir. Tri Basuki Joewono, Ph.D., juga menyatakan hasil penggalangan dana dari konser ini akan disalurkan untuk membantu pendidikan.

“Hasil dari konser ini akan digunakan untuk membantu pendidikan dan kesehatan, khususnya di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar-red),” kata Prof. Tri Basuki Joewono.

BACA JUGA :

Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Malam ini, Ratusan Raja dan Pemangku Adat Berkumpul di UKSW Salatiga
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Alumni dan peneliti Universitas Kristen Satya Wacana mengembangkan Mikoologi atau Mikoo, kit budidaya jamur tiram sebagai sarana belajar dan bermain anak sekaligus produk komersial. Riset yang berlangsung Maret–Mei 2025 itu mematangkan media tanam agar jamur tumbuh cepat, konsisten, dan aman dikonsumsi, sehingga membantu orang tua mengurangi waktu penggunaan gawai anak melalui aktivitas merawat tanaman.
Mahasiswa UKSW Riset Jamur Mikoologi, Berhasil Masuk ke Swalayan
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved