URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan menghadapi lonjakan kasus aktif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini. Terlebih sudah ditemukan adanya indikasi varian Omicron

Mbak Google

KABAR RASIKA

Covid-19 di Kabupaten Semarang Didominasi Varian Delta dan Alfa, Bupati Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Covid-19 di Kabupaten Semarang Didominasi Varian Delta dan Alfa, Bupati Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Covid-19 di Kabupaten Semarang Didominasi Varian Delta dan Alfa, Bupati Ingatkan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

featured-img

UNGARAN – Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan menghadapi lonjakan kasus aktif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir ini. Terlebih sudah ditemukan adanya indikasi varian Omicron yang diketahui memiliki potensi penyebaran yang tinggi dari transmisi lokal.

“Dari total 38 kasus aktif Covid-19 diketahui 1 pasien positif Omicron, 9 kasus masih diuji lab sampelnya, sedangkan 28 sisanya positif varian Delta dan Alfa,” ujarnya saat rapat koordinasi bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Semarang di ruang utama rumah dinas Bupati Semarang, Kamis (3/2/2022) sore.

Dari data tersebut, persebaran kasus paling banyak ditemukan di Kecamatan Ungaran Barat dengan 16 kasus aktif, disusul Ungaran Timur, Bandungan dan Suruh masing-masing terdapat 4 kasus aktif, serta Pringapus dengan 3 kasus positif Covid-19.

“Saya minta agar masyarakat betul-betul berwaspada, lebih ketat lagi prokesnya. Belajar dari gelombang kedua kemarin yang juga didominasi varian Delta dimana pasien yang meninggal cukup tinggi,” tegasnya.

Dijelaskan Ngesti, upaya yang ditempuh oleh Pemkab Semarang dalam menghadapi kemungkinan meningkatnya angka kasus positif (positivity rate) Covid-19 adalah dengan menyiapkan kembali ruang isolasi baik di rumah sakit maupun tempat isolasi terpusat.

“Untuk rumah sakit sudah kita siapkan bed, seperti Rumah Sakit Gunawan Mangunkusumo Ambarawa dan Rumah Sakit Gondo Suwarno Ungaran. Kemudian tempat isolasi terpusat di Bapelkes Suwakul, Hotel Garuda Kopeng dan Pringapus juga kita aktifkan kembali,” urainya.

Masih menurut Ngesti, Satgas Covid-19 mulai tingkat kabupaten hingga desa/ kelurahan diminta lebih proaktif melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terhadap pentingnya disiplin prokes selain menggencarkan upaya 3T yakni testing, tracing dan treatment.

“Satgas Jogo Tonggo kita aktifkan kembali. Satu hari setiap puskesmas minimal tracing 40 orang, kemudian setiap 1 orang yang positif Covid-19 dilakukan tracing minimal 15 orang yang kontak erat,” jelasnya.

Ditambahkan Ngesti, tingkat keterisian rumah sakit saat ini masih rendah. Meski demikian pihaknya tetap menginstruksikan kepada fasilitas kesehatan yang menjadi rujukan pasien Covid-19 untuk menyiapkan ruangan sebagai upaya antisipasi.

“Rumah sakit ambarawa saat ini ada 2 pasien Covid-19, yang di Bapelkes Suwakul ada 23 pasien. Kita juga terus sosialisasi agar masyarakat yang diketahui positif Covid-19 mau diisolasi,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved